Ped

Dhe A. Sujana
http://www.lampungpost.com/

USAI mengantarkan pepaya sebanyak satu truk ke pasar, Mat Sodik bertemu dengan Mat Rifah. Ajakan Mat Rifah untuk singgah sebentar di warung tak ditampik oleh Mat Sodik pada sore itu.

“Aku benar-benar minta tolong,” ucapan Mat Rifah itu kian membuat hati Mat Sodik tak tega. Bagaimana mungkin ia tak akan membantu teman sepermainan yang ia kenal mulai umur lima tahun. Mereka berpisah karena Mat Rifah memutuskan untuk merantau, menimba ilmu di tanah seberang. Continue reading “Ped”

”Kudeta” Jogja Biennale X

Afnan Malay *
jawapos.com

Perhelatan seni rupa dua tahunan berlabel Jogja Biennale yang kini memasuki bilangan kesepuluh (X) diselenggarakan mulai 10 Desember 2009 hingga 10 Januari 2010. Wahyudin, kurator terpilih melalui audisi yang diadakan Taman Budaya Yogyakarta (TBY), mengajukan tema Gerakan Arsip Seni Rupa Jogja. Isu itu bertujuan apik memetakan perjalanan historis -bentuk karya (pencapaian artistik) dan gerakan yang pernah digagas (konsep estetik) para perupa Jogja: kota utama seni rupa tanah air. Continue reading “”Kudeta” Jogja Biennale X”

Selamat Tidur, Gus…

A.S. Laksana *
jawapos.com

Gus Dur masuk di benak saya mula-mula sebagai karakter dan sekaligus pemilik gagasan-gagasan kontroversial. Ia berada di luar arus umum dan senantiasa mengingatkan kita akan adanya suara dan cara pandang yang berbeda. Ia pun menampilkan itu semua melalui dirinya sendiri. Pada masa itu, saya suka membaca tulisan-tulisannya tentang apa saja: keislaman, keberagaman, hidup bersama, dan sepak bola. Saya menyukai sepak terjangnya. Continue reading “Selamat Tidur, Gus…”

Bahasa ยป