BORGES DAN EKSPERIMENTASI SASTRA RELIGI

Faisal Kamandobat faisal-kamandobat.blogspot.co.id Hubungan sastra dan agama telah terjalin sejak keduanya lahir dalam sejarah. Kitab suci agama-agama, yang monoteis dan yang bukan, ditulis dalam bentuk sastra. Sementara di luar wilayah revelasi atau More »

Upacara Bersih Desa

Tulus S * Adat adalah salah satu unsur kebudayaan yang terdapat di dalam tiap-tiap masyarakat. Menurut Ki Hadjar Dewantara, adat tidak lain merupakan sifat kepatuhan, laras atau harmoni, yang terdapat dalam hubungannya More »

Arah Baru Literasi Indonesia

Ahmad Wiyono * koran-sindo.com 13 Agu 2017 United Nations Educational Sceintific and Cultural Organization (Unisco) tahun lalu merilis hasil survei gerakan literasi internasional. Yang mengejutkan adalah posisi Indonesia berada pada urutan 60 More »

Puisi yang Baik dan yang Buruk

Yohanes Sehandi * Pos Kupang, 13 Sep 2016 Puisi sering menjadi pilihan untuk melampiaskan isi hati dan pikiran seseorang. Anak muda yang sedang dimabuk asmara, puisi menjadi sarana mengungkapkan cintanya, apakah cinta More »

Gerson Poyk, Sastrawan NTT Pemetik Awan

Irwan J Kurniawan mediaindonesia.com 26 Feb 2017 “BETA mau pentaskan legenda Raja Rote dan Puteri Timor. Tapi, di era sakarang, Beta lia (lihat) sudah sulit dapa (dapat) sponsor ee untuk pementasan di More »

Monthly Archives: March 2010

Menelisik Pledooi: Pelangi Sastra Malang Dalam Cerpen

Judul Buku : Pledooi: Pelangi Satra Malang Dalam Cerpen
Penulis :Muyassaroh El-yassin dkk
Penyunting : Ragil Sukriwul
Tahun Terbit : 2009
Penerbit : Mozaik Books
Tebal : 126 Halaman
Peresensi : Denny Mizhar*
http://www.malang-post.com/

MALANG adalah kota pendidikan. Hal tersebut ditandai dengan banyak berdiri kampus. Sehingga banyak aktivitas yang berkaitan dengan dunia pendidikan atau kebudayaan seringkali menghiasi kampus. Begitu halnya dengan percaturan sastra di Malang.

Bukan Kutukan Hujan

M Anshor Sja?roni
http://www.jurnalnasional.com/

Akila melongok langit, mendung tebal menggelantung di atas cakrawala seperti arak-arakan kelelawar memenuhi bentangan langit. Nampaknya malam bakal turun lebih cepat. Gelap memenuhi ruangan kamar Akila. Tidak lama lagi hujan bakal turun.

Akila melihat jam dinding kamar, lima belas menit lagi pukul lima. Akila sedang menunggu seseorang. Seorang lelaki yang bakal menikahinya. Sebentar lagi lelaki itu akan muncul di kelokan jalan raya, menuju rumah Akila. Lelaki itu berjanji bakal datang sore ini. Dia ingin mengenalkan diri pada ibu Akila sekaligus melamar Akila.

Menggunting Dingin Pesisir

Mashuri
http://mashurii.blogspot.com/

Setiap menerbangkan layang-layang, aku ingin menjadi layang-layang. Tubuhku bisa mengambang, terbang bebas di udara, lalu memandang ke hamparan laut lepas, dengan pantai-pantai yang terjal. Bisa memandang luas pedusunan dan bukit-bukit kapur. Aku ingin terbang, seperti burung-burung.

Mungkin sejak aku di rahim ibu, aku sudah ditakdirkan untuk memiliki keinginan itu. Ibuku sendiri pernah berkisah, bahwa ketika ia mengandungku ia ngidam makan daging burung dara hutan. Burung dara yang tidak punya rumah dan hidup di hutan-hutan di sebelah desa. Ayahku pun bersusah payah mencarinya, karena untuk mendapatkannya memang tidak mudah.

Bertemu Penyair Semarang

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Dalam acara dinas ke Semarang November 2008, saya telah rencanakan untuk silaturahmi dengan beberapa penyair Semarang. Namun rupanya banyak penyair yang tidak bisa bertemu. Mas Triyanto Triwikromo sedang sakit flu berat, sedangkan mas Handry TM dan Gunoto Saparie sedang ada pekerjaan yang sangat urgen berkaitan dengan deadline berkaitan dengan tugasnya di media. Akhirnya saya hanya bia bertemu dengan Timur Sinar Suprabana di Taman Budaya Raden Saleh. Bertemu di sebuah ruangan, kami mengobrol tentang beberapa hal tentang sastra. Juga pertemuan penyair di Solo beberapa waktu lalu, di mana saya tak hadir karena lagi banyak pekerjaan.

Puisi-Puisi M. Faizi

http://m-faizi.blogspot.com/
Lembar-Lembar Cahaya

Lembar cahaya
dibuka satu demi satu
menyibak rahasia
ke rahasia berikutnya

Dayang-dayang malam
mengipasi bumi dengan hujan buatan:
hujan bintang-bintang,
dan serbuk cahaya bulan