Puisi-Puisi Pringadi AS

http://reinvandiritto.blogspot.com/
le mois

bulan menggelinding. jatuh di sixth avenue, taman peluru
diego. malam pedro. santo-santo yang kembali dari malam paskah
telur-telur berwarna merah muda. bulan di antaranya, sembunyi
dari peluit wasit yang botak kepalanya. o, collina kah ia? tidak. ia
tengah di italia, memahat patung dengan besi-besi terapung di
teluk meksiko. tetapi ia pulalah yang mengusir malaikat yang bertanya
adakah kau lihat bulan menggelinding kemari? Continue reading “Puisi-Puisi Pringadi AS”

Ketika Burung Garuda Menjadi Emprit

: Teater Dinasti

Rakhmat Giryadi *

“Sepinya hati Garuda. Dijunjung tanpa jiwa.Menjadi hiasan maya. Oleh hati yang hampa.Dendam tanpa kata.Mendalam luka Garuda. Disayangi tanpa cinta. Dipuja tapi dihina”

Itulah sepenggal lagu karya Emha Ainun Nadjib, yang akan dilantunkan oleh Novia Kolopaking dan 6 pemain anak-anak untuk mengawali pertunjukan ‘Tikungan Iblis’ Teater Dinasti Yogyakarta, malam ini. Enam anak-anak itu menanyakan arti pertunjukan teater. Dengan sabar Novia menerangkan arti teater dan drama. Continue reading “Ketika Burung Garuda Menjadi Emprit”

Tragedi atau Komedi, Semua Lucu Belaka

A.S. Laksana *
jawapos.co.id

ANGELA Olive Carter, penulis Inggris abad ke-20, saya kira layak dipercaya ketika mengatakan bahwa tragedi pada seseorang adalah komedi bagi orang lain. Teman-teman masa kecil saya tertawa terpingkal-pingkal ketika saya gedandapan menghalau bola yang ditembakkan ke pojok gawang yang saya jaga dan kepala saya benjut membentur tiang. Continue reading “Tragedi atau Komedi, Semua Lucu Belaka”

Bahasa »