Kopi Darat

Ajar Aedi*
http://www.jawapos.com/

Pada 2009, media massa memprediksi, gerakan publik di Indonesia melalui situs jejaring sosial atas isu yang menekan rasa keadilan jadi tren masa depan demokrasi. Kini, di awal 2010, efek situs jejaring sosial kembali jadi perbincangan media. Selain kasus prostitusi di dunia maya, ada beberapa kasus pertemanan muda-mudi perkotaan yang diawali dari situs jejaring sosial, berlanjut kopi darat dan berakhir dengan tindakan ”pergi tanpa pamit”. Continue reading “Kopi Darat”

Kongres Bahasa Jawa V

Tirto Suwondo *
jawapos.com

Pelaksanaan Kongres Bahasa Jawa (KBJ) V masih sekitar 1,5 tahun lagi: kira-kira pertengahan 2011 di Jawa Timur (Surabaya). Tetapi, bagi hajatan akbar lima tahunan itu waktu 1,5 tahun tak dapat dikatakan longgar, malahan boleh dibilang mepet. Sebab banyak hal yang harus disiapkan dengan matang: anggaran, program, kegiatan, persembahan, dll. Kalau KBJ V ingin lebih bergengsi dan membawa kemaslahatan masyarakat, Pemda Jatim selaku penyelenggara mesti banyak belajar dari pengalaman KBJ sebelumnya. Harus diakui KBJ sebelumnya masih banyak kekurangan. Karena itu, beberapa catatan berikut patut menjadi pertimbangan. Continue reading “Kongres Bahasa Jawa V”

Memotret Jakarta dari Jalanan

Kusti’ah Tanjung*
http://www.jawapos.com/

Dua turis lokal dari Jakarta di Ubud, Bali, celingukan ke kiri-kanan mencari hotel dengan pemandangan sawah. Tapi, tak satu pun hotel mereka temukan. Terpampang di hadapan mereka papan nama Partana Guest House, Arjuna Bungalow, Gusti Home Stay, Wayan’s Guest House, Suweta Bungalow, Rama Bungalow, dan sejenisnya. Tokoh Benny menggerutu, ”Daerah wisata kok nggak ada hotelnya.” Continue reading “Memotret Jakarta dari Jalanan”

Bahasa ยป