Menonjolkan Kearifan Lokal dalam Kebudayaan Global

Festival Teater Remaja 2010

Ami Herman
http://www.suarakarya-online.com/

Setelah 6 tahun ditinggalkan begitu saja, festival teater remaja (FTR) yang sebelumnya rutin dilangsungkan setiap tahun kini dihidupkan kembali. Pemunculan kembali festival teater kali ini, yang menurut rencana akan digelar Nopember mendatang di Gedung Kesenian Jakarta, akan menampilkan beberapa perubahan baru. Perubahan tersebut didominasi dengan keinginan menonjolkan kearifan lokal dalam kebudayaan global. Continue reading “Menonjolkan Kearifan Lokal dalam Kebudayaan Global”

Upaya Meyakini Seni Rupa Kontemporer dari Kompetisi

Diskusi Indonesia Art Award (AIA)

Susianna
http://www.suarakarya-online.com/

Meskipun seni rupa kontemporer berkembang pesat di beberapa negara di dunia, termasuk di Indonesia, namun belum ada teori yang pasti apa yang dimaksud dengan seni rupa kontemporer.

Diakui pengamat senirupa Jim Supangkat kepada Suara Karya, bahwa perkembangan seni rupa kontemporer di Indonesia sama saja dengan perkembangan seni rupa kontenporer di dunia. Namun, lanjutnya, di seluruh dunia masih bertanya-tanya, seni rupa kontemporer itu apa? Continue reading “Upaya Meyakini Seni Rupa Kontemporer dari Kompetisi”

Fanatisme Novel

Bandung Mawardi
http://www.suarakarya-online.com/

Novel kerap membuat pembaca sanggup membuat ramalan atas jalan cerita dan kemungkinan karakterisasi tokoh untuk dikenali dengan sekian referensi dan pengalaman atas diri manusia. Kebiasaan membaca novel memberi stimulus mengenali manusia dalam taburan tema. Novel dalam sejarah peradaban manusia seperti medium menginsafi diri dalam pilihan menerima dan menolak sesuai dengan patokan realitas atau imajinasi. Novel telah membuat hidup manusia jadi ganjil dan genap mengacu pada kodrat menjadikan diri sebagai makhluk literasi. Continue reading “Fanatisme Novel”

Bermula dari Sriwijaya

Beni Setia
suarakarya-online.com

AWAL dari fiksi berlatar Sriwijaya setebal xiv + 454 halaman ini, lihat Yudhi Herwibowo, Pandaya Sriwijaya TTK2 Dendam dan Prahara di Bhumi Sriwijaya, Sebuah Novel, Bentang Pustaka, September 2009-adalah cinta buta Pramodawardhani, putri pewaris tahta Samaratungga dan keponakan Balaputradewa, si pemangku estafet trah Sailendra. Yang memutuskan menikah dengan Jatiningrat, keturunan Sanjaya, hingga kuasa atas Mataram kuno dan Sriwijaya akan jatuh ke tangan trah Sanjaya, spontan patriarki bukan milik trah Sailendra lagi. Continue reading “Bermula dari Sriwijaya”

Catatan Antologi Puisi Ahda Imran

Alex R. Nainggolan*
http://www.suarakarya-online.com/

Jika seorang penyair menulis sajak-sajak sosial, barangkali kita sudah terbiasa. Realitas telanjang tentang carut-marut kehidupan, kebobrokan, kesewenangan, penindasan, kekalahan masyarakat lemah sudah banyak kita dapati dalam berbagai kumpulan sajak. Di deretan itu kita mencatat beberapa nama: W.S. Rendra, Taufiq Ismail, Wiji Thukul, Agus R. Sarjono, dsb. Sebagian besar sajak yang ditulis para penyair tersebut dengan ligat menelantarkan kita pada potret kondisi masyarakat kita, potret yang memang dihadapkan pada kita secara face to face. Continue reading “Catatan Antologi Puisi Ahda Imran”

Bahasa ยป