Sastra Wangi Aroma Selangkangan

Agus Sulton
Kompas.com, 01/04/2010

Kemunculan para penulis wanita untuk meramaikan dunia sastra memang bisa dibilang memberikan warna tersendiri bagi dunia kesastraan. Tapi disisi lain terjadi pergeseran orientasi dalam dunia sastra Indonesia dan banyak orang awam mengatakan, karya mereka adalah sesuatu yang tabu. Bisa dibilang mereka adalah generasi sastra dunia ketiga—menolak tabu dalam budaya patriarki yang membelenggu kaum hawa, membuka sebuah kejujuran, menolak kritik penelaah tertentu, dan Continue reading “Sastra Wangi Aroma Selangkangan”

Pelukis Prof. Dr. H. Amri Yahya: Batik Bukan Milik Kita Lagi

Bambang Soebendo
sinarharapan.co.id

Sesudah kehilangan Pulau Sipadan dan Ligitan, apa lagi yang hilang dari kekayaan milik kita? Pasti banyak yang tidak percaya bahwa batik sudah bukan milik kita sejak beberapa tahun lalu. Batik sekarang hak patennya dimiliki oleh Malaysia.

“Padahal dunia luar sudah lama mengetahui dan mengakui bahwa batik adalah milik bangsa Indonesia. Hampir di seluruh wilayah Inodnesia mengenal seni batik. Ini merupakan kesalahan kita sendiri, karena kita kurang menghargai apa yang disebut hak paten,” kata pelukis batik dan juga pendidik Prof. Dr. H. Amri Yahya kepada SH baru-baru di Yogyakarta. Continue reading “Pelukis Prof. Dr. H. Amri Yahya: Batik Bukan Milik Kita Lagi”

Bahasa »