Lilin
:Gus Dur
api mencucup ubun-ubun
memamah daging dan tulang
leleh tubuhmu segera lenyap
terbang kibas-kibaskan cahya
menyusup ke bilik-bilik
sulut sumbu lentera Continue reading “Sajak-Sajak Samsudin Adlawi”
Lilin
:Gus Dur
api mencucup ubun-ubun
memamah daging dan tulang
leleh tubuhmu segera lenyap
terbang kibas-kibaskan cahya
menyusup ke bilik-bilik
sulut sumbu lentera Continue reading “Sajak-Sajak Samsudin Adlawi”
Kembali
jika aku pantas
menuai bahgia ini
izinkan aku
kembali
dan
kusadap rahsia waktu
yang tlah merapuhkan egoku
di hadapan pesonamu Continue reading “Sajak-Sajak Amien Wangsitalaja”
Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/2010/07/anton-bruckner-1824-1896/
Anton Bruckner (4 September 1824 – 11 Oktober 1896) komposer Austria terkenal dengan karya simfoni, misa, dan motet. Simfoninya dianggap penanda fase akhir Romantisme Austria-Jerman. Karena harmoninya kaya, polifoni yang kompleks serta lama. Komposisi musiknya membantu mendefinisikan radikalisme musik kontemporer yang mengambil disonan, modulasi tanpa persiapan juga harmoni rumit. Simfoninya mendapat kritik atas panjangnya, banyaknya pengulangan, sering melakukan revisi, pun keraguan mengenai versi mana yang lebih utama. Continue reading “Anton Bruckner (1824-1896)”
Maman S. Mahayana *
Jika Muhammad Yamin, lewat Surat Keputusan Presiden RI, 6 November 1973, dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional, penghargaan itu sungguh merupakan penghormatan yang pantas. Yamin merupakan salah seorang tokoh pergerakan, pemikir, dan budayawan yang melihat kehidupan bangsa ini, ke masa depan jauh melampaui zamannya. Sebuah teladan dari sosok manusia yang gagasannya mengenai pentingnya persatuan bagi bangsa yang multietnik waktu itu, mutlak perlu segera dipancangkan. Continue reading “MUHAMMAD YAMIN : PERINTIS PERSATUAN KEINDONESIAAN”
Adek Alwi*
http://www.suarakarya-online.com/
PALING tidak, ada tiga corak rubrik sastra dalam surat kabar. Pertama, rubrik sastra yang tidak mengaitkan isi dengan sifat surat kabar yang bersifat umum, dibaca oleh publik yang luas dan beragam. Jikapun ada dari sifat surat kabar yang dipegang, adalah halaman surat kabar yang relatif sedikit dibanding majalah; sehingga cerpen, esai, artikel sastra yang dimuat tidak dapat terlalu panjang seperti dalam majalah. Continue reading “Tiga Corak Rubrik Sastra Surat Kabar”