Irrational Order
–abdurrahman wahid
seorang syeikh
penggenggam rasionalitas mitologi
terbunuh
oleh mitos politik rasional Continue reading “Puisi-Puisi Amien Wangsitalaja”
Irrational Order
–abdurrahman wahid
seorang syeikh
penggenggam rasionalitas mitologi
terbunuh
oleh mitos politik rasional Continue reading “Puisi-Puisi Amien Wangsitalaja”
http://sastrakarta.multiply.com/
SUARA DI BALIK GEMA
Tidak perlu aku bersumpah atas angin
tidak perlu aku berjanji atas bumi
sebab di mana aku berpijak
di situ juga jantungku berdegup
jiwaku menyuarakan cinta
kakiku menapak cinta
mataku memandang cinta
tanganku mengepal cinta Continue reading “Puisi-Puisi Hari Leo”
DI BAWAH NAMA DUKA I
Di bawah malam dan gerimis
Dalam hati daku menangis
Mengenang puteri yang manis
Dalam jiwa hati teriris
Pernah kudengar angin berlagu
Desah-mendayu menyentuh kalbu
Tahun berlalu tetap daku mengenalmu
Karena dikaulah Ratu dalam hatiku Continue reading “Puisi-Puisi Alfiyan Harfi”
David Khalilurrahman, Qaris Tajudin
http://www.ruangbaca.com/
Sebagai seorang realis, Naguib Mahfouz banyak terinspirasi oleh lingkungan sekitarnya, termasuk kafe dan tempat tinggalnya. Tempo menelusuri tempattempat di Kairo yang menjadi ilham bagi karya-karya besarnya.
Kedai kopi itu sudah renta. Didirikan pada 1772. Dinding dalam dari kayu berwarna kuning mulai memudar. Beberapa bagian bahkan terkelupas. Langit-langitnya hitam gelap, dengan cahaya lampu meredup. Continue reading “KOPI HITAM SANG ADIB”
Pesta Kematian Hujan
Busur yang dilepas hujan
menjelma jeruji penjara
mengurungku dalam rumah
Dari balik bilik ingatan kuintip
akar rumput mulai bergairah
pepohonan mengukir tunas Continue reading “Puisi-Puisi Samsudin Adlawi”