Bangkit dari Bencana Bersama Kebudayaan

Triyanto Triwikromo
suaramerdeka.com

Bencana -sepanjang 2006- agaknya menjadi hantu yang menebarkan rasa takut kepada siapa pun di negeri ini. Pada 27 Mei, misalnya, gempa berkekuatan 5,9 skala Richter telah membuat berbagai tempat di Jawa Tengah dan Yogyakarta luluh lantak.

Rumah-rumah dan gedung-gedung perkantoran roboh. Penduduk kalang kabut. Sebagian meninggal. Sebagian bertahan meneruskan kehidupan dalam kesedihan. Continue reading “Bangkit dari Bencana Bersama Kebudayaan”

Kisah Kesuksesan Pelajar Tanpa Pengajar *

MG. Sungatno
Media Indonesia, 17/06/2007

NOVEL teranyar Simon Winchester yang berjudul The Professor and the Madman ini,menghadirkan kisah anak desa dari rakyat Inggris (James Murray) yang meraih kesuksesan dalam mengarungi hidup melalui pendidikan yang dicipta sendiri alias autodidak.

Anggaran pendidikan yang diberikan orangtua kepada James Murray ternyata tidak dapat menyanggupi kelangsungan pendidikan James di lembaga pendidikan formal, yang bernama Grammar School.Dengan terpaksa,James diharuskan berhenti menimba ilmu di Grammar School. Continue reading “Kisah Kesuksesan Pelajar Tanpa Pengajar *”

1876, Ruh Puisi Arthur Rimbaud di Salatiga

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=464

Ruh puisi sebelum dituangkan penyairnya, masih mengawang di langit-langit bathin penciptaan. Betapa menggumuli cahaya rasa itu amat payah. Laksana air direbus di atas tungku dengan nyala api keabadian.

Mematangkan zat-zat pengalaman hingga tiada bakteri tersisa. Dari sana hadir kejelasan awal, tersugesti jiwanya sendiri demi memuntahkan gejolak terkandung lama. Sekelahiran musti, sesudah rindu tak tahan terbebani. Continue reading “1876, Ruh Puisi Arthur Rimbaud di Salatiga”

Cermin

Bernard Batubara
http://entertainmen.suaramerdeka.com/

Percakapan dengan Cermin I

DADANYA berdesir, Maila takjub melihat wajahnya sendiri di cermin. Serupa benar dengan wajah seorang putri, katanya dalam hati. Ya, kau memang cantik, Maila.
Wajahnya tersipu mendengar pujian itu.
Pipinya merona. Merah muda. Ia tersihir oleh bayangannya sendiri. Bayangan ketika ia masih berada pada masa empat puluh tahun lalu. Continue reading “Cermin”

Menunggu Kematian Parsun

Surahmat
http://entertainmen.suaramerdeka.com/

GILA! Dia memintaku mencari Tuhan meski kupikir sebelumnya, mencari Tuhan adalah pekerjaan melelahkan. Mereka yang melakukan, belum tentu berhasil menjadi nabi atau rasul. Orang-orang yang tersesat malah jadi kafir, dipenjara atas tuduhan penistaan agama, atau dipergunjingkan karena murtad mengaku nabi. Mana mungkin aku menjadi nabi kalau Muhammad adalah yang terakhir? Continue reading “Menunggu Kematian Parsun”

Bahasa ยป