Anton Suparyanto
http://www.kr.co.id/
MEMBACA opini pemilahan yang begitu ambisius antara kinerja kritikus dan pengamat seni (Arina, Minggu Pagi Minggu III September 2003), amat menarik. Bukankah wacana pikiran chaos akhir-akhir ini sudah acuh tentang batas kerja keilmuan?
Sebenarnya lingkup pengamat merupakan elemen sederhana dalam cakupan kritikus yang memiliki tataran ?membaca-memahami-mengurai-menilai?. Kaun akademisi bilang ?analisis-interpretasi-evaluasi?, dari asas ?formalistik-heuristik-hermeneutik?. Salah satu titiknya ?semiotik?. Continue reading “Siapa Sebenarnya Kritikus Sastra Kita”
