Posted by PuJa on July 31, 2010
Agus B. Harianto Cermin itu telah retak. Retakannya membentuk garis tak beraturan. Layaknya pantulan petir menyambar pepohonan. Sebuah garis tak beraturan memisahkan dua sisi retakannya. Dari pojok kanan atas. Memecah keutuhan cermin hingga kiri bawah. Tak ayal lagi, bias sebelah kanan menjadi lebih tinggi. Cermin itu layak tak terpakai. Seharusnya dibuang. Untuk mengaca pun, cermin [...]
Filed under: Cerpen
1 Comment »
Posted by PuJa on
Isbedy Stiawan Z.S. http://www.lampungpost.com/ PADA hari kesembilan dari pertemuanku yang pertama dengan Susan, sehabis isya kami berjumpa lagi di tempat sama–perjumpaan tanpa sengaja. Kutegaskan tidak sengaja, sebab tanpa didahului dengan perjanjian karena aku tak pernah menghubunginya melalui telepon selular sekadar helo. Apalagi sampai saling mengirim pesan pendek. Bahkan aku hampir saja sudah lupa dengannya, lupa [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
M.D. Atmaja Politik memiliki manifestasi nilai di dalam jalan cerita. Seperti yang akan kami bahas di dalam tulisan ini, adalah mengenai isu politik di dalam novel Perang (2002) karya Putu Wijaya (PW). Melalui tulisan ini, kami tidak bermaksud mengetengahkan penjabaran yang panjang lebar, akantetapi hanya gambaran sekilas mengenai manifestasi nilai politik di dalam bangunan karya [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Judul Buku : ‘Libatkan Allah’ Penulis : Haritsah J. Mustafa Penerbit : Zikrul Hakim (2009) Tebal : 255 halaman Peresensi : Hermantoro http://www.lampungpost.com/ Latar belakang Haritsah J. Mustafa, penulis yang hidup dan berbisnis di Bandar Lampung ini menguasai atmosfer isi buku ini. Ia menulis buku motivasi dan kiat meraih sukses dengan emosi yang lengket dengan [...]
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on
Alexander G.B. http://www.lampungpost.com/ Pada situasi ideal, setiap peristiwa kesenian–teater secara spesifik– hendaknya mampu meraih momen-momen yang menggentarkan seperti halnya pencapaian perasaan spiritual dalam ritual, pelbagai momen dan tahapan pertemuan para pelaku seni yang walaupun terbatas tetapi sublim. Kemungkinan Gagalnya Mencipta Kontak Organik
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Sabrank Suparno http://forumsastrajombang.blogspot.com/ Ada pergeseran metode (cara belajar) baru di jama’ah ma’iyah. Ini dapat kita tarik dari cara penyampaian Cak Nun (Emha Ainun Najib) pada forum pencerahan di berbagai tempat sebelumnya, baik Padhang Mbulan, BBW dan lain-lain. Kalau pada forum-forum sebelumnya Cak Nun dan beberapa pembicara yang hadir berpresentasi dengan dasar orientasi “kesimpulan,” tetapi sejak [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Judul buku : Perempuan Bawang & Lelaki Kayu Pengarang : Ragdi F. Daye Penerbit : Lingkar Pena Publishing House, Jakarta Cetakan : April 2010 Peresensi : Arman A.Z. http://www.lampungpost.com/ LAHIR lagi satu kumpulan cerpen penulis muda Sumbar, Ragdi F. Daye, Perempuan Bawang dan Lelaki Kayu. Sejumlah 15 cerpen yang terangkup dalam buku ini, didominasi ihwal-ihwal [...]
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on
Judul : Menyemai Karakter Bangsa, Budaya Kebangkitan Berbasis Kesastraan Penulis : Yudi Latif Penerbit : Penerbit Buku Kompas Cetakan : I, November 2009 Tebal : xxiv + 182 halaman Peresensi : Damanhuri http://www.lampungpost.com/ KEBANGKITAN setiap bangsa selalu bermula dari kerja wacana; beranjak dari aksara. Tonggak kebangkitan nasional di Indonesia pun sesungguhnya bermula dari kerja wacana [...]
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on
Hardi Hamzah* http://www.lampungpost.com/ MERCY ce livre (terima kasih pada buku), good book is the great friend (buku yang baik adalah kawan setia). Dua istilah Prancis dan Inggris ini tidak dikenal dalam buku Jujur Saya Tidak Jujur karya Sudarmono yang diterbitkan Lampung Post, April lalu. Tidak dikenal, bukan karena kita tidak pernah berterima kasih pada buku [...]
Filed under: Canting