http://www.lampungpost.com/
Kisah di Pagi Hari
lapangan rumput begitu sunyi
bulir-bulir embun meleleh sendiri
setelah semalaman menyatukan diri
http://www.lampungpost.com/
Kisah di Pagi Hari
lapangan rumput begitu sunyi
bulir-bulir embun meleleh sendiri
setelah semalaman menyatukan diri
lampungpost.com
Sekuncup Bunga di Taman Kupetik Pagi Ini
Setelah Kulewati Pagar Berduri
pagi ini saat kubangun dan membuka jendela kamarku,
bukan saja matahari dengan mata yang benderang
memandangku penuh senyum seperti ingin mengajakku
berdendang, tetapi sekuncup bunga di halaman samping rumahku
mengirimkan aromanya nan wangi
ke kamarku. daun-daunnya melambai: Continue reading “Sajak-Sajak Isbedy Stiawan Z.S.”
lampungpost.com
Dirimu yang Tak Pulang
Akan kuberikan semua yang kau minta. Tak ada yang kuambil darimu
selain kenangan. Aku khawatir kau membuangnya di jalan. Ketika
kau merindukannya, aku masih punya. Percayalah, hidup hanyalah
lingkaran kecil yang itu-itu juga.
Kukembalikan semua yang pernah kuambil. Tak ada yang kusembunyikan darimu
selain ingatan. Aku khawatir masa lalu tumbuh besar di musim hujan. Continue reading “Sajak-Sajak Indrian Koto”
http://www.lampungpost.com/
Penggendong Benih
aroma embun dan ilalang yang kau hirup di pagi pasi disiram cahaya
adalah tiris doa semalam. di mana di ujung dengkur kembali kau
layangkan lidah-lidah mimpi ke tiang-tiang rangkiang yang lapuk
dan lereng bukit penuh halimun
o’ adalah benih kebahagiaan yang selalu kau dendang di petang
yang teduh. sebagaimana lumpur penuh akar padi dan tetas benih Continue reading “Sajak-Sajak Budi Saputra”
F. Moses
http://www.lampungpost.com/
KATA Ibu, ini lilin lain dari yang lain. Tak seperti terjual di warung-warung umumnya, kecuali bentuknya yang sama. Kelak kamu tahu ini bukan sembarang lilin, sebab tak akan habis saat kamu mulai membakarnya. Melumer tapi tak bisa habis. Bukan lantaran bentuknya jauh lebih besar dari umum, melainkan memang kualitas lilin ini yang luar biasa. Continue reading “Sebuah Rahasia dari Lilin Buatan Ibu dan Kisah Gelap”