Pangeran Air

Hary B. Kori’un
http://www.lampungpost.com/

AKU tahu, kau suka gerimis. Hujan yang tak terlalu deras. Kau pernah mengatakan itu bertahun-tahun lalu ketika kita kedinginan setelah hujan membasahkan kita.

“Aku lahir dari hujan,” katamu. “Dalam tubuhku mengalir segala air…”

“Apakah setiap hujan melahirkan orang-orang sepertimu? Aku ingin dilahirkan lebih banyak, biar setiap diriku itu bertemu dengan dirimu yang lain itu…,” kataku. Continue reading “Pangeran Air”

Matinya Penjual Bubur Ayam

Hendry Ch Bangun
http://www.suarakarya-online.com/

SAMA sekali tidak ada yang menyangka Tatang mengambil tindakan yang dilarang Allah, bunuh diri. Lagipula tampaknya tidak ada alasan kuat pemuda berusia 30 tahunan itu harus mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun serangga. Tetangganya di daerah Jakarta Barat bahkan hampir tak percaya ketika Saman, yang bersebelahan di rumah kos-kosan dekat pasar itu berteriak-teriak sehabis subuh. Continue reading “Matinya Penjual Bubur Ayam”

Para Gila

Fakhrunnas M.A. Jabbar
lampungpost.com

MAU merasakan jadi orang gila? Bacalah cerita ini. Seekor musang di siang tegak bercintaan dengan seekor rama-rama di pokok murbai di halaman belakang tempat tinggal kami. Musang jantan mencumbui rama-rama betina begitu seronok. Sampai-sampai menitik air liurnya. Mereka saling berkecupan. Saling birahi. Daun-daun murbai yang rindang itu sambil berguncang-guncang padahal angin tak bertiup sedikit pun. Pada mulanya hanya aku yang melihat kejadian itu. Tapi secara sengaja kukabarkan pada teman-teman yang lain. Tak peduli lelaki atau perempuan. Selang setengah jam kemudian, kami jadi beramai-ramai menyaksikan percintaan yang luar biasa itu. Continue reading “Para Gila”

Nyonya Whittard dan Kanak-Kanak yang Hilang

Rilda A. Oe. Taneko
http://www.lampungpost.com/

SELAIN piknik di rerumputan taman, bersepeda, dan pergi ke pantai, ada satu hal lagi yang, bagiku, menyenangkan di setiap musim panas: menjemur pakaian di halaman.

Aku tinggal di sebuah rumah bata semi-detached yang dibangun tahun 1920. Rumahku dan rumah tetangga sebelah terlihat seperti sebuah wajah yang dibagi dua sisi dengan make-up yang berbeda -bingkai jendela rumah kami berwarna putih, milik tetangga berwarna cokelat dan begitu juga dengan pintu. Continue reading “Nyonya Whittard dan Kanak-Kanak yang Hilang”

Cerita yang Menyeruak dari Kebun Mawar

Benny Arnas *
lampungpost.com

LELAKI itu sangat dekat dengan ibunya, walaupun itu hanya akhir-akhir ini. Tepatnya, ibunya yang mendekat-dekatkan diri, seolah ada kesalahan besar yang hendak ditebusnya.
***

Lelaki itu adalah orang yang paling depan berdirinya dan paling keras koarannya bila menghujat ayahnya, pamannya, saudara laki-lakinya, atau teman laki-lakinya. Walaupun sampai kini ia belum juga paham mengapa ketika mereka menatap balik padanya, ada rona skeptis dari mata-mata setan itu. Apa yang kaukatakan, hah? Continue reading “Cerita yang Menyeruak dari Kebun Mawar”

Bahasa ยป