Anak Betawi Sebagai Sastrawan

JJ Rizal*
http://www.ruangbaca.com/

Betul juga Zefry Alkatiri, yang bilang dalam sajaknya, “Anda Memasuki Wilayah…”, bahwa masuk wilayah Jakarta itu ada saja syaratnya. Disebutnya rupa-rupa tempat di Jakarta yang mesti dimasuki dengan rupa-rupa syarat. Kalau tidak, bakal ketiban pulung. Tetapi, dalam sajak itu Zefry tak menyebutkan kalau Jakarta pun menuntut syarat kepada teman-teman atau pendahulunya sesama sastrawan ketika mau masuk. Continue reading “Anak Betawi Sebagai Sastrawan”

Goenawan Mohamad dan “Manifes Kebudayaan”: The Manifesto is Dead?

Choirotun Chisaan*
http://www.facebook.com/note.php?note_id=124351734697

Ada sesuatu mengganggu dalam benak dan pikiran saya ketika membaca catatan pinggir Goenawan Mohamad bertajuk “Untuk Boediono: Sebuah Titipan dari Sebuah Gedung Bersejarah” (Tempo, No. 3818/18-24/5/2009). Tulisan itu berisi pernyataan sikap Goenawan secara terbuka kepada masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan bahasa “kami”, Goenawan mendukung keputusan politik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kini menjadi calon presiden dari Partai Demokrat) memilih Boediono sebagai calon wakil presidennya. Continue reading “Goenawan Mohamad dan “Manifes Kebudayaan”: The Manifesto is Dead?”

Ketika Pornografi Melanda Indonesia

Romi Febriyanto Saputro
http://www.suaramerdeka.com/

TINDAK pornografi di Indonesia makin menyedihkan. Selain hasil riset kantor berita AP yang menempatkan Indonesia sebagai sorga pornografi nomor dua setelah Rusia, pornografi sudah menyatu menjadi perilaku masyarakat. Penelitian yang dilakukan Pusat Studi Hukum Universitas Islam Indonesia menyebutkan sekitar 15 persen dari 202 responden remaja berumur 15 – 25 tahun sudah melakukan hubungan seks, karena terpengaruh oleh tayangan pornografi melalui internet, VCD, TV dan bacaan pornografi. Dari penelitian tersebut juga terungkap 93,5 persen remaja telah menyaksikan VCD porno dengan alasan sekadar ingin tahu 69,6 persen dan alasan lain hanya 18,9 persen. Continue reading “Ketika Pornografi Melanda Indonesia”

Bahasa ยป