Sajak-Sajak TS Pinang

http://cetak.kompas.com/
Tangga

satu. kami membiasakan melangkahkan kaki kanan. ini perjalanan yang bisa panjang. kami
menengadah sebab lantai kayu di atas itu telah menunggu. dua. kami melangkah lagi, dengan
kaki kiri. dan di antara pijak satu dan dua, kami mencoba menghafal doa. lalu tiga. kami
bayangkan sungai seribu rupa, di suatu lembah, di surga. empat. lihatlah, betapa banyak yang
harus diingat. dan dalam putaran yang begini padat, mana sempat kami berpindah tempat? Continue reading “Sajak-Sajak TS Pinang”

Bahasa ยป