Sastra Dunia Ketiga

Judul : Six Suspect: Pembunuhan Pun Mengenal Kasta
Penulis : Vikas Swarup
Penerbit : Bentang, Yogyakarta
Cetakan : 1, Mei 2010
Tebal : 659 halaman
Peresensi : Aris Kurniawan
http://www.lampungpost.com/

DALAM film-film produksi Bollywood, India selalu ditampilkan dengan kemewahan, kesuksesan lengkap dengan gambaran-gambaran tentang kesejahteraan ekonomi yang hampir tanpa cela. Continue reading “Sastra Dunia Ketiga”

Pram, Said, dan Kritik Sastra

Asarpin
lampungpost.com

KRITIK sastra sudah sejak lama ditanggapi dengan dua kemungkinan: disuka atau dibenci. Sudah terlampau banyak yang tidak suka dengan kritik sastra, dan begitu banyak juga yang mengharapkan lahirnya kritik sastra dengan berbagai genrenya.

Telisik ini tidak bermaksud menyajikan berbagai model kritik sastra. Tapi hanya sekadar mendiskusikan kembali apa yang disebut kritik biografi dan kritik teks. Apa boleh buat, dua persoalan ini akan terus muncul. Suka tidak suka, sebuah kritik tidak mungkin dipisahkan dari teks dan pengarang. Continue reading “Pram, Said, dan Kritik Sastra”

Hegemoni Sastra: Media Pengkultusan dan Perlawanan

M.D. Atmaja

Karya sastra sebagai lembaga masyarakat yang bermediumkan bahasa memiliki keterkaitan yang erat dengan sosiologi pengarangnya. Latar belakang pengarang memiliki peran yang besar dalam memberikan nuansa dan nilai dalam proses penciptaan karya sastra. Latar belakang tersebut, di dalamnya merangkum berbagai macam kondisi dimana sang pengarang memijakkan kaki, entah itu kondisi politik yang sedang bergejolak, maupun ideologi pengarang itu sendiri. Oleh karena itu, bahasa yang digunakan di dalam proses penulisan karya sastra dapat dikatakan sebagai media yang tidak bersifat individual, melainkan di dalamnya mengandung sifat evolusi-sosial. Continue reading “Hegemoni Sastra: Media Pengkultusan dan Perlawanan”

Biola Tua dan Sepotong Mimpi

Nurhandayani
http://www.lampungpost.com/

SUARA merdu yang mengalun dari gesekan biolamu selalu dapat membawaku kepada mimpi-mimpi terdahulu, yang pernah kugantungkan pada langit-langit dan kulupakan begitu saja. Untuk alasan yang tak pernah kumengerti, tak kulanjutkan mimpi itu. Mimpi itu pun terlupakan sampai akhirnya aku menemukanmu.

Dan kini mimpi itu mencuat kembali… Continue reading “Biola Tua dan Sepotong Mimpi”

Bahasa ยป