Puisi-Puisi Samsudin Adlawi

LANGIT

anakku gandrung sekali sama angkasa
ia gantung cita-citanya di ujung langit

ia bentang hatinya seluas langit
ia undang bulan matahari bintang

saling tukar riang di bilik hatinya
yang mana mereka suka kapan saja

the sunrise of java, 05102009

KAMUS PUNYA KAMI

SALAH (pasal 1)
kami harus belajar dari kesalahan orang
kerna bosan kami dikeloni kecerobohan

GAGAL (pasal 2)
kami harus belajar dari kegagalan orang
kerna bosan kami disiwak kusuksesan

SABAR (pasal 3)
kami harus belajar dari kesabaran orang
kerna hati kami gosong dibakar kemarahan

the sunrise of java, 03102009

MEMBACA GEMPA

gempa bergoyang
bukan cobaan
kerna kami bukan nabi
bukan pula wali

gempa bergoyang
bukan hukuman
kerna di akhirat
senyatanya hukuman

gempa bergoyang
itu peringatan
agar kami rajin
petik peringatan

gempa bergoyang kembali
rontokkan dosa kami

the sunrise of java, 01102009

AWAN HITAM

putri semesta dirasuk gadis
wajah molek gemar bersolek
dada mekar tubuh sintal
seperti bunga wangi ia merbak

sebelum kau perangkap kencang
aku berlari mendaki gunung
dua pangkal paha aku gamit
di puting tempat aku menyusu

aku gantung tangan di langit
aku unduh awan hitam secuil
aku tanam di kelopak bunga
yang binal mengapit hidung

the sunrise of java, 26092009

GUNUNG 1

buncit perut mu
membara nyala

panaskan kuali
tanak magma

melembung usus
mu mual sesaki

mulut muntah air api
batu api api anak batu

ranggas rambut mu
leleh wajah mu

padam sihir mu

the sunrise of java, 17092009

GUNUNG 2

tahu kini ku napa
gunung tak tumbuh
di kepalamu saja

tahu kini ku napa
gunung di dadamu
tegap menancap

tahu kini ku kerna
kau wanita pemuja
pemanja perasaan

gunung melebur
perasaan memagma
bakar hasrat buncah

begitu gunung mulalah
hinggap di dada bumi
ketika lahir mulanya

guncang-guncang ia tak
bandul-membandul ia tak
hilang keseimbangan ia tak

tak lagi ia tak

the sunrise of java, 29092009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *