Meremajakan Komunitas Kebudayaan di Malang

A Qorib Hidayatullah
http://indonimut.blogspot.com/

Di tengah geliat proyek pembangunan di Malang yang tampak menggila, masyarakat (juga termasuk mahasiswa) digiring akrab dengan mal, dan ritel modern lainnya. Masygul, sejalan dengan itu, komunitas kebudayaan di Malang perlahan-lahan ditinggalkan masyarakat dan absen pengunjung.

Sejatinya, komunitas kebudayaan menjadi pilar saling tukar pikiran dan ajang tegur sapa antar masyarakat di Malang. Namun, tampak tragis, di awal tahun 2009 komunitas Poestaka Rakjat yang bertempat di jalan MT. Haryono sudah gulung tikar. Continue reading “Meremajakan Komunitas Kebudayaan di Malang”

Mendudukkan Sains dan Agama

Liza Wahyuninto*)
http://celaledinwahyu.blogspot.com/

Jika ada persoalan yang terlalu sulit bagiku, aku pergi ke masjid dan berdoa, memohon kepada Yang Maha Pencipta agar pintu yang tertutup bagiku dibukakan dan apa yang tampaknya sulit menjadi sederhana. Biasanya, saat malam tiba, aku kembali ke rumah, menghidupkan lampu dan menenggelamkan diri dalam bacaan dan tulisan (Ibnu Sina). Continue reading “Mendudukkan Sains dan Agama”

Sastra Kalbu

Hardi Hamzah
http://www.lampungpost.com/

Apresiasi terhadap dunia sastra sudah sangat ramai. Ada refleksi eksistensi humaniora eksklusif, contradictory letrateru, dan berbagai aspek lainnya yang ingin mengenalkan kesusasteraan umumnya sastra kontemporer pada khususnya.

Bicara tentang kesusastraan dan interaksinya dengan dunia luar begitu inheren (baca: senyawa), dalam arti sastra ingin “kawin” atau “kumpul kerbau”. Continue reading “Sastra Kalbu”

Melagukan Indonesia

Bandung Mawardi
http://www.lampungpost.com/

Bulan Agustus menjadi bulan sakral untuk Indonesia. Ritus peringatan kemerdekaan diadakan dengan ikhtiar mengekspresikan nasionalisme. Bendera merah putih dikibarkan sebagai simbol untuk mengenang sejarah dalam tafsir keberanian dan kesucian.

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan dalam upacara sebagai tanda dari penghormatan terhadap Tanah Air Indonesia. Hari kemerdekaan menjadi bukti persenyawaan bendera merah putih dan lagu Indonesia Raya untuk menyemaikan nasionalisme. Continue reading “Melagukan Indonesia”

Hukum Keadilan; Pesta Pora Para Pemangsa!

Salman Rusydie Anwar

Dengan penuh nekat, saya mencoba mengutip pernyataan Thorstein Veblen sebagaimana dikutip Albert Einstein dalam salah satu artikelnya yang berjudul Why Socialism? untuk ikut nimbrung berbicara mengenai temuan aparat penegak keadilan berkenaan dengan adanya fasilitas mewah yang diberikan untuk beberapa tahanan elite di Rumah Tahanan Jakarta beberapa hari yang lalu. Continue reading “Hukum Keadilan; Pesta Pora Para Pemangsa!”

Bahasa ยป