Apakah kita masih terus diam saja?

M.D. Atmaja

Setelah 65 tahun bangsa yang kita sebut dengan bangganya sebagai negara Kesatuan Republik Indonesia ini telah merdeka. Tanggal 17 Agustus selalu kita peringati dalam degup jantung keharuan atas kemenangan perjuangan rakyat di seluruh pelosok tanah dalam mewujudkan Indonesia merdeka. Proklamasi kemerdekaan di hari ke 17 pada bulan Agustus di tahun 1945 merupakan buah dari kerja keras, semangat perjuangan, pengorbanan, darah dan berbagai macam usaha rakyat. Continue reading “Apakah kita masih terus diam saja?”

Perjanjian Keramat

Sabrank Suparno *

Kata ibu, usia nenek sekitar 102 tahun. Tubuh ringkih itu sisa masa kolonial. Lima belas tahun silam, Nenek masih berjalan tegak nyambangi sawah. Aku ingat. Waktu kecilku sering diajak ke pekarangan di pojok desa. Aku bermain lumpur, dan tubuh wanita itu gigih mencangkul, menanam pohon kelapa. Namanya orang tua, ada saja tabiatnya. Apa sempat nenek memetik nanti? Sedang usianya di ambang senja. Mungkin nenek maniru nabi Muhammad, yang bersemboyan?aku tetap akan menanam korma, meski esok hari kiamat tiba?. Continue reading “Perjanjian Keramat”

Wulan dan Suaminya

Humam S. Chudori
http://www.lampungpost.com/

SEJAK Wulan tinggal di rumah sebelah, sebetulnya, saya tak suka perempuan itu. Betapa tidak, apabila bertandang ke rumah, ia selalu mengatakan jika dirinya tidak ikut bekerja mereka pasti tidak mungkin membeli rumah. Menurut penuturannya, suaminya tak pernah mau ketika ia mengusulkan agar membeli rumah. Alasannya penghasilan Suharjono tak cukup untuk membayar angsuran. Continue reading “Wulan dan Suaminya”

Tradisi Pesantren dalam Sastra Sunda

Rameli Agam
http://regional.kompas.com/

Kedudukan pesantren dalam kehidupan masyarakat Sunda mempunyai posisi yang cukup penting. Pesantren tradisional (salafiyah) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan melengkapi keberadaan suatu dusun atau kampung yang tersebar di pelosok Tatar Parahyangan. Sebagai lembaga pendidikan agama (Islam), pesantren sangatlah akrab dengan budaya masyarakat tradisional di Jabar. Continue reading “Tradisi Pesantren dalam Sastra Sunda”

Kidung Sastra dari Pesantren

Abd. Basid
http://sosbud.kompasiana.com/

Adakah hubungan dan sangkut pautnya antara pesantren dan sastra? Kalau dipikir sekilas kayaknya tidak ada hubungan dan sangkut pautnya antara pesantren dan sastra. Karena seperti yang jamak terasumsi bahwa dunia pesantren itu identik dengan kitab kuning (turats), berpenampilat kolot, dan jauh dari peradaban. Akan tetapi semua itu, tidak bisa dibenarkan lagi. Kalau dulu asumsi tersebut mungkin memang bisa dibenarkan, akan tetapi sesuai dan seiring dengan berjalannya waktu, dunia pesantren juga bisa menampakkan taringnya dalam dunia sastra. Continue reading “Kidung Sastra dari Pesantren”

Bahasa ยป