Pemerintah, Seniman, dan Kesenian

Tri Purna Jaya
http://www.lampungpost.com/

Pemerintah sebagai pemegang kebijakan dan pengayom masyarakat harus ikut andil dalam upaya pelestarian dan keberlangsungan proses kesenian.

Hal tersebut mengemukan pada diskusi Bilik Jumpa Seniman Mahasiswa (Bijusa) yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni (UKMBS) Unila di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unila, Sabtu (20-2). Continue reading “Pemerintah, Seniman, dan Kesenian”

Menelusuri Lampung lewat ?Cerbun?

Imelda
http://www.lampungpost.com/

Siang menjelang sore hari pertama bulan Februari, saya mendapatkan sebuah pesan pendek dari seorang teman bahwa buku Cerita-Cerita Jak Bandar Negeri Semuong (selanjutnya disebut CBNS) mendapatkan penghargaan Rancage Rancage 2010.

UNTUK berita itu saya sungguh bersuka cita sekaligus sepakat bahwa penghargaan itu pantas didapatkan oleh Asarpin Aslami, karena 17 cerbun(cerita buntak = cerita pendek) yang ditulisnya memang bagus dan hidup karena ketika membaca saya bisa merasakan emosi yang beragam. Continue reading “Menelusuri Lampung lewat ?Cerbun?”

Pidato nan Pantas Dikenang

Judul Buku : ?In Our Time; Pidato-Pidato yang Membentuk Dunia Modern?
Penulis : Hywel Williams
Penerjemah : Haris Munandar
Penerbit : Esensi (Grup Penerbit Erlangga)
Cetakan : I, Desember 2009
Tebal : 222 halaman
Peresensi : Denny Ardiansyah
http://www.lampungpost.com/

Sambil berdiri di atas medjaku jang gojah aku ikut terbawa oleh perasaan. Continue reading “Pidato nan Pantas Dikenang”

Ihkwal M. Aruk Gelar Segalakena

Sudarmono
http://www.lampungpost.com/

Teater Satu Lampung mementaskan Aruk Gugat karya Iswadi Pratama, 11–13 Maret, di Taman Budaya Lampung. Persepsi Iswadi begitu benderang mengeja detail kecenderungan sirat miring Lampung yang kental.

Keluarga Rustam Abdul Gani gelar Tiang Dirangkuman bin Datuk di Ulu Sungai. Gelar amat prestisius di kampung itu didapat dengan menggiring tujuh kerbau dari kandang ayahnya ke arena jagal adat untuk pesta masyarakat. Syair-syair tua dibacakan, pantun-pantun kearifan dialunkan, dan sanjung-hormat dipersembahkan. Mendesirlah darah biru dalam tubuhnya, dan kerja kasar bukan lagi bagiannya. Continue reading “Ihkwal M. Aruk Gelar Segalakena”

Bahasa ยป