Posted by PuJa on October 31, 2010
Judul Buku : 50% Indonesia Merdeka; kumpulan puisi Heri Latief Penulis : Heri Latief Penerbit : Ultimus dan Lembaga Sastra Pembebasan Terbitan I : Agustus 2008 Tebal Buku : xxii + 86 Peresensi : Denny Mizhar Latar belakang penindasan rezim tiran yang tak kunjung padam di bangsa Indonesia. Kesewenang-wenangan penguasa terhadap rakyat, kapitalime tak surut-surut [...]
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on
Mahdi Idris * http://blog.harian-aceh.com/ DI daerah perang, kebenaran selalu tersembunyi di balik kabut. Tak ada yang dapat terungkap secara jelas mengenai berbagai hal yang terjadi di sana. Masing-masing pihak membenarkan diri sendiri, seolah merekalah yang terbaik di antara lawannya. Bahkan di antara para korban yang tak bersalah, selama peperangan itu terjadi.
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on
Salman Yoga S * http://blog.harian-aceh.com/ SENIMAN tidak dilahirkan oleh Universitas dengan Fakultas Seni-nya. Sastrawan tidak dilahirkan oleh Fakultas Imu budaya dengan Jurusan Sastra-nya. Hanya seribu satu orang dari bidang ini yang benar-benar konsen dalam bidangnya. Dibelahan dunia manapun, seniman dan sastrawan selalu lahir dan ”dimuntahkan” dari sosio culture makro.
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on
Thayeb Loh Angen * http://blog.harian-aceh.com/ LOMBA menulis sastra seperti lomba menulis puisi, cerpen, naskah drama, naskah sandiwara atau lomba menulis novel penting dilaksanakan untuk membangkitkan gairah peminat sastra dan memajukan peradaban. Sebuah kawasan atau negara maju selalu diiringi kemajuan dunia seni khususnya sastra, bahkan sering dimulai dari maju sastra dulu baru maju negeri. Sastra adalah [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Brillianto http://umum.kompasiana.com/ Sejatinya sebuah novel best seller akan sama persis struktur cerita ketika diangkat ke film. Tak ada satu bagian pun yang ada pada novel “hilang” kisahnya. Dengan begitu, Pembaca novel merasa tidak “dikhianati” oleh sang Sutradara film tersebut. Dalam bahasa Indonesia mengalihkan dari karya sastra ke media lain disebut alihwahana. Alihwahana bisa terjadi dari [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Syaf Sela http://sosbud.kompasiana.com/ Meskipun kau tak pernah ke desa Padi-padi terus tumbuh Meskipun kau tak pernah ke kota Orang-orang terus gelisah Di desa di kota tumbuh dan gelisah Seperti kembang dalam belukar Seperti mata air kehilangan sungai.
Filed under: Canting
1 Comment »
Posted by PuJa on
Miziansyah J. Minggu Pagi, Minggu kedua Januari 2006 Dorongan dan minat untuk mengekspos seperangkat puisi sufi ke dalam satu antologi ternyata bukan cuma hura-hura penyair, tapi betul-betul kesucian niat tanpa mengharap pernik-pernik yang bersifat riya. Begitulah halnya yang terjadi dengan Amien Wangsitalaja, penyair kelahiran Wonogiri, 19 Maret 1972, yang sekarang tinggal di Samarinda, yang telah [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Amien Wangsitalaja Republika, 18 Nov 2007 Polemik tentang “sastra kelamin” (dalam tanda kutip) sebetulnya sudah mengemuka pada awal era 2000-an. Namun, polemik tersebut sekarang mengemuka lagi. Polemik di media cetak setidaknya tersaji di dua media cetak nasional, Republika dan Jawa Pos. Rerata polemik mengaitkannya dengan persoalan moralitas versus kebebasan kreatif dan kemudian ada yang menggiringnya [...]
Filed under: Esai