Percikan Tasawuf dalam Perawan Mencuri Tuhan

Miziansyah J.
Minggu Pagi, no 41 th. 58 Minggu kedua Januari 2006

Dorongan dan minat untuk mengekspos seperangkat puisi sufi ke dalam satu antologi ternyata bukan cuma hura-hura penyair, tapi betul-betul kesucian niat tanpa mengharap pernik-pernik yang bersifat riya.

Begitulah halnya yang terjadi dengan Amien Wangsitalaja, penyair kelahiran Wonogiri, 19 Maret 1972, yang sekarang tinggal di Samarinda, yang telah merampungkan antologi Perawan Mencuri Tuhan (Pustaka Sufi, Yogyakarta, 2004) yang memuat 73 puisi sufinya. Motivasi Amien memang didasari oleh ketulusan yang ikhlas tanpa pretensi yang profan. Continue reading “Percikan Tasawuf dalam Perawan Mencuri Tuhan”

‘Sastra Kelamin’ dalam Ideologi ‘Sastra Pizza’

Amien Wangsitalaja
Republika, 18 Nov 2007

Polemik tentang “sastra kelamin” (dalam tanda kutip) sebetulnya sudah mengemuka pada awal era 2000-an. Namun, polemik tersebut sekarang mengemuka lagi. Polemik di media cetak setidaknya tersaji di dua media cetak nasional, Republika dan Jawa Pos. Rerata polemik mengaitkannya dengan persoalan moralitas versus kebebasan kreatif dan kemudian ada yang menggiringnya ke persoalan agama. Continue reading “‘Sastra Kelamin’ dalam Ideologi ‘Sastra Pizza’”

Mbah Maridjan dan Spirit Sumpah Pemuda

Naufil Istikhari Kr

Dua hari menjelang hari kelahiran Sumpah Pemuda, aktivitas Gunung Merapi yang berada di batas wilayah DI Yogyakarta-Jawa Tengah mencapai titik klimaks. Masyarakat yang tinggal di lereng gunung terpaksa angkat kaki untuk mencari perlindungan dari amukan abu panas yang menghujani area tersebut. Sejumlah tim SAR telah bekerja maksimal dalam upaya menekan angka korban yang mungkin berjatuhan. Continue reading “Mbah Maridjan dan Spirit Sumpah Pemuda”

Tidak Biasa, Pamerkan Sedulur Sikep Di Abad 21

J. Totok Sumarno

Home

Masyarakat Samin. Bagaimanakah kehidupan mereka sehari-hari, tak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Generasi muda perkotaan yang modern mungkin justru tidak tahu-menahu tentang mereka.

Adanya kontroversi yang beredar di masyarakat umum mengenai komunitas pengikut ajaran Samin yang lebih suka menyebut diri mereka wong sikep, membuat seorang fotografer muda asal Surabaya, PIETER DWIYANTO, tertarik untuk lebih jauh mengenal dan berusaha memahami cara hidup komunitas Samin. Continue reading “Tidak Biasa, Pamerkan Sedulur Sikep Di Abad 21”

Bahasa »