Posted by PuJa on October 31, 2010
J. Totok Sumarno http://www.suarasurabaya.net/ Masyarakat Samin. Bagaimanakah kehidupan mereka sehari-hari, tak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Generasi muda perkotaan yang modern mungkin justru tidak tahu-menahu tentang mereka. Adanya kontroversi yang beredar di masyarakat umum mengenai komunitas pengikut ajaran Samin yang lebih suka menyebut diri mereka wong sikep, membuat seorang fotografer muda asal Surabaya, PIETER DWIYANTO, [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Mila Novita http://www.sinarharapan.co.id/ Keharmonisan kehidupan masyarakat Samin di Pati tiba-tiba terusik. Seorang peneliti dari LSM asing, Chintya (Annika Kuyper) dan seorang guru sekolah dasar dari kota, Ramadian (Iswar Kelana), dianggap penyebabnya. Mereka tidak mengacau, namun perubahan yang mereka bawa mengusik warga. Ramadian ingin membuat anak-anak Samin berpendidikan, sementara Chintya ingin masyarakat Samin dikenal dunia. Namun, [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Petrik Matanasi * http://www.kompasiana.com/maspet Tanah kering di Blora yang kaya hutan jati itu ternyata memiliki sosok Mahatma Gandhi yang telah membentuk masyarakat komunalnya seperti Utopia-nya Thomas Robert More. Sejarah Indonesia telah mencatat perlawanan Samin Surantiko, walau hanya sedikit. Sebenarnya orang-orang Samin setelah kematian sang pemimpinnya yang bernama Samin Surontiko, tidak suka dijuluki Samin. Kata Samin [...]
Filed under: Canting, Sejarah
Posted by PuJa on
Ahmad Rafiq http://www.korantempo.com/ Kelompok Tonil Kloearga Sedjahtera menggelar kisah perlawanan masyarakat Samin. Siapa yang ngotot menolak gelontoran investasi pabrik Semen Gresik Rp 4,5 triliun di Pegunungan Kendeng, Pati, Jawa Tengah? Jawabnya adalah Sedulur Sikep. Sedulur Sikep merupakan kelompok masyarakat Samin dengan stereotipe yang melekat pada mereka sejak zaman penjajahan Belanda: polos dan lugu, tapi semaunya [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Sujatmiko http://www.tempo.co.id/ Masyarakat Samin (masyarakat yang menerapkan faham antipenjajah Zaman Belanda), diusulkan untuk yang tinggil di sejumlah tempat di Kabupaten Bojonegoro, diusulkan menjadi kawasan cagar budaya. Alasannya, nilai-nilai luhur yang terkandung dari ajaran ini, cocok untuk iklim sekarang ini.
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Nur Syam http://sosbud.kompasiana.com/ Saminisme sebagai sikap agamis memang tidak banyak memberikan peluang kemungkinan pertumbuhan dalam arti kelembagaannya, yaitu ajaran, pengikut dan organisasi. Seperti agama alam lainnya atau semacam agama kesuburan, maka kemungkinan untuk mengembangkan sistem ajaran dan sistem organisasi yang terkait serta pemeliharaan kesetiaan umat tidak dapat dijalankan secara berkelanjutan. Samin merupakan sebutan yang diberikan [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
http://majalah.tempointeraktif.com/ KABUT melayang-layang rendah menyelimuti dusun. Tipis, putih, bagaikan tabir transparan. Rumah, kebun, dan pepohonan hanya tampak samar-samar. Lelapnya malam, kini menggeliat bangun. Tercium bau pagi, sudah. Bunyi jangkrik, yang semalaman menggelitik telinga, mulai menyurut, entah ke mana. Sebagai gantinya, kokok ayam bersahut-sahutan. Tekukur dan gagak, adu keras suara di pucuk-pucuk kelapa. Lalu terdengar lenguh [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on October 30, 2010
Chandra Iswinarno http://suaramerdeka.com/ SOSOK Tan Malaka hingga kini belum dikenal luas di kalangan masyarakat. Kondisi tersebut terungkap saat gelaran Diskusi dan Peluncuran Buku Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 3 yang berlangsung di Aula FISIP Unsoed, Kamis (21/10). Salah satu penanya dalam diskusi dan bedah buku tersebut, Subur Putra mengaku ketika baru mendengar [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Buku Orang Jawa Mencari Jodoh Humaini As http://suaramerdeka.com/ BERBAGAI jalan ditempuh seseorang untuk memperoleh pasangan hidup. Apakah akan menjadi pasangan sampai akhir hayat, atau hanya sementara waktu saja, tergantung tujuan sejak awal. Untuk memperoleh pasangan hidup yang benar, lazim disebut jodoh, ada tuntunannya. Masyarakat memiliki budaya, agama memberi tuntunan. Buku ini memberi gambaran proses orang [...]
Filed under: Resensi