Sastra dan Pergerakan

Agus Sulton

/1/

Saat ini adalah era globalisasi, hampir atau bahkan tidak ada batas-batas norma, Negara, maupun sosial budaya. Mereka biasa menyebutnya sebagai Negara dunia pertama atau sebagai polisi dunia yang berhak mengatur atas lalu lintas perubahan dunia. Itu adalah kelompak masyarakat penguasa, yang telah memuja-muja dan menari-nari di atas penderitaan rakyat mayoritas dengan berkedok dibalik topeng-topeng badut kapitalisme. Akibat yang terjadi adalah proses pengkondisian, pembungkaman kesadaran rakyat akan hak-hak yang harus diperolehnya sebagai manusia yang merdeka. Continue reading “Sastra dan Pergerakan”

Kebebasan Publikasi, Tantangan Berbahaya

Y. Thendra BP

?Penyair muda sepertinya berpikir yang dibutuhkan adalah mesin tik dan beberapa potong kertas. Mereka tidak siap, mereka tidak memiliki persiapan sama sekali.?

Begitulah ucapan Charles Bukowski?dikutip dari Hot Water Music, 1995?penyair Beat Generation gelombang ke dua, yang terkenal karena vitalitasnya bertahan hidup dan peminum berat di masyarakat pinggiran. Sebelum memulai karirnya sebagai penyair, Bukowski bekerja dalam pekerjaan kasar dan jurnalis di Harlequin. Dia digambarkan oleh Jean Genet dan Jean-Paul Sartre sebagai penyair Amerika terbesar. Continue reading “Kebebasan Publikasi, Tantangan Berbahaya”

Senja Di Kimberley Road

Elnisya Mahendra
http://sastra-bojonegoro.blogspot.com/

Kumatikan pesawat televisi, tak ada berita yang menarik, apalagi siaran berbahasa kantonis yang sama sekali tak kumengerti artinya. Aku memang hanya ingin tahu ramalan cuaca hari ini, sepertinya lebih dingin dari hari kemarin. Dan kudapati 13-16 derajat untuk hari ini. Sudah cukup membuatku membekukan seluruh tubuhku. Apalagi aku ada bakat alergi dingin, seluruh tubuh terasa gatal jika suhu dibawah 2O derajat. Untung saja aku tidak dilahirkan dinegara yang mempunyai 4 musim. Continue reading “Senja Di Kimberley Road”

Bahasa ยป