Titisan Senja

Pranita Dewi
http://www.balipost.co.id/

Warna malam begitu kelam. Sungguh sangat kusam. Seakan malam tahu suasana hatiku yang muram. Tak kudengar nyanyian cicak yang biasanya suka bersenandung di dinding-dinding kamarku, menunggu terbitnya fajar. Entah apa yang terjadi malam ini. Mungkin Tuhan tidak adil padaku? Betapa tidak? Sekejap pun mataku tak mampu terpejam. Pikiranku berputar-putar memasuki labirin kenangan demi kenangan. Tak satu pun kutemui jalan keluar yang mampu membebaskan aku dari kenangan. Continue reading “Titisan Senja”

Menimbang ‘Ketersesatan’ Novel Adam Hawa

Damhuri Muhammad
http://www.suarakarya-online.com/

Sekali lagi, geliat proses kreatif dalam sastra berbenturan dengan construct teologi Islam. Kali ini cikal soalnya berasal dari novel Adam Hawa karya Muhidin M. Dahlan (Yogyakarta : Scripta Manent, 2005) yang tertuduh; melecehkan Qur’an. Sebuah Ormas Islam mengklaim tabiat kepengarangan Muhidin tergolong kategori hirabah (terorisme). Tak dirinci, tindak terorisme macam apa yang telah diperbuat Muhidin. Continue reading “Menimbang ‘Ketersesatan’ Novel Adam Hawa”

Soni dalam Secangkir Teh Puisi

Alex R. Nainggolan
suarakarya-online.com

Bagaimana membaca sebuah puisi sembari menyeruput secangkir teh sedang hangat-hangatnya? Mungkin di suatu senja, di beranda rumah-kau duduk menghadap sebuah pekarangan yang tak terlampau luas. Barangkali pula, kala itu hujan sedang turun dengan ritmis, membuatmu malas kemana-mana. Berdiam diri sendiri, membiarkan keasingan dari rintik hujan yang menciutkan nyali, keasingan dari udara dingin yang aneh. Continue reading “Soni dalam Secangkir Teh Puisi”

Candi Wasan, Warisan Masa Lalu yang Memaknai Masa Depan

Made Geria
http://www.balipost.co.id/

Balai Arkeologi Denpasar sempat mengadakan observasi ke Wasan, Batuan, Sukawati, Gianyar. Di lokasi ditemukan sejumlah peninggalan arca yang diperkirakan berasal dari abad XIV. Temuan lainnya adalah sejumlah komponen bangunan candi. Berdasarkan temuan monumental ini, Balai Arkeologi Denpasar mulai mengadakan ekskavasi di situs tersebut. Hasil ekskavasi dari beberapa tahapan diketahui bangunan candi Wasan masih tampak utuh hanya pada bagian kaki candi, sedangkan susunan bagian atas tersusun acak. Apa dan bagaimana sesungguhnya Candi Wasan? Continue reading “Candi Wasan, Warisan Masa Lalu yang Memaknai Masa Depan”

Metafora Mencari Jejak Bangau Terbang

Sastra tanpa Aksara dalam Lontar tanpa Tulis…

IBM Dharma Palguna
balipost.co.id

BATIN punya telinga, biasa disebut telinga batin. Badan jasmani punya dua telinga. Tidak tahu saya, berapa banyaknya telinga batin. Tak juga saya diberitahu oleh siapa pun, apakah telinga batin berhubungan dengan pikiran, atau dengan ego, atau barangkali berhubungan dengan intelek. Continue reading “Metafora Mencari Jejak Bangau Terbang”

Bahasa ยป