Sajak-Sajak Heri Latief

Memoles harapan

ketika bola masuk ke gawang lawan
penonton berjingkarak jingkrak kegirangan
gema swaranya mengguncangkan stadion
urusan lapar dan frustasipun menghilang
kerna rakyat butuh suatu kebanggaan
kata orang pinter kita perlu pegangan
supaya jangan jatuh ke jurang kenistaan
pertunjukan dimulai dari pengharapan
memoles semangat dengan hiburan

Amsterdam, 21/12/2010

Konspirasi

di balik sepiring nasi campur intrik
melihat kegagalan konspirasi politik

di atas pameran kemewahan pejabat
di bawah merayap orang termajinalkan

perbedaan kelas menciptakan dendam
ketidakadilan melahirkan kebencian

pajak memeras hasil keringat rakyat
bangkitlah gerakan akar rumput liar!

Amsterdam, 11/12/2010

Api!

gelap di luar, gelap di dalam.
nyalakan api. jangan diam. tulislah!

amsterdam, 11/12/2010

Abu

api membakar mimpi
mimpimu jadi abu
lalu terbang ke langit ketujuh
balik lagi ke bumi jadi puisi

Amsterdam, 11/12/2010

Ambisi

tersebutlah kisah tuan ambisius
maunya aneh jadi raja di raja
padahal berasal dari kawula biasa
kenekatan napsu menabrak tradisi
astaga, betapa ngerinya ambisi!?

Amsterdam, 12/12/2010

Racun Populisme

demokrasi crazy katanya sayang
seperti manisnya racun rayuan berbisa?
ketika orang terpesona sihirnya populisme
kemana lagi semua keluh kesah bicara
rakyat diam dan korlap pada tiarap

Amsterdam, 12/12/2010

Sebaris sajak

sebaris sajak budak belian dan segelas rose wijn

Amsterdam, 12/12/2010