http://www.balipost.co.id/
Regresi Human Male
Menyapa masa lalu dalam remang petang
sepi mengalir bagai banjir bandang
Badai datang kembali, gemuruh angin sakal
mengoyak tubuh perahu yang ringkih
Api tungku yang nyenyak tidur bertahun,
bergelora menyingkap kelambu langit
membuai memburu rindu
Cumbu yang selalu gamang
lagu yang selalu sumbang
bara yang padam di langit silam.
Tapi aku maharaja dalam mimpi-mimpiku
Samgama Humanitas
Segenggam putik lepas dari seludang lanang
bagai barisan laron menyerbu lampu
dari kegelapan tanah lembab
Bagai arus lava melintas lubang kepundan
istirah menanti Dewa Asmara menabuh kecapi
menggoda mimpi asyik masyuk
Ketika pasangan-pasangan makhluk
merajut langit dan bumi dalam panas cuaca
tebaran putik mengadu laut,
menggiring gelombang menderas ke gerbang
ruang garba
Kedua makhluk mengerang dalam desau
badai yang hebat
Waaaaahhh!
