Dialog Borneo-Kalimantan XI: Menjayakan Sastra di Bumi Etam

Sumber: Panitia Dialog Borneo-Kalimantan XI

Untuk pertama kalinya Kalimantan Timur akan menjadi tuan rumah dari sebuah acara pertemuan sastra internasional. Acara pertemuan sastra internasional ini bernama Dialog Borneo-Kalimantan XI. Dialog Borneo-Kalimantan sendiri merupakan suatu pertemuan sastra berkala yang pesertanya adalah lintasnegara satu pulau, yaitu pulau Borneo atau pulau Kalimantan. Pertemuan ini dilaksanakan tiap dua tahun sekali dengan bergiliran tempat penyelenggaraannya. Continue reading “Dialog Borneo-Kalimantan XI: Menjayakan Sastra di Bumi Etam”

Mudik, Balik

Asarpin

Tiada pengembara yang tak merindukan sebuah rumah,
bahkan jika rumahnya hanya ada di balik iklan
yang ia baca di perjalanan.
Tiada rumah yang tak merindukan seorang ibu
yang murah berkah, bahkan jika ibu tinggal ada
di bingkai foto yang mulai kusam…
–Joko Pinurbo, sajak Tiada (2003) Continue reading “Mudik, Balik”

Tuhan Memang Lucu dan Maha Berkehendak

Bamby Cahyadi
lampungpost.com

Sudah lama kami mendambakan seorang keturunan. Ya, seorang anak. Aku dan istriku ingin sekali punya bayi lucu sebagaimana layaknya orang tua yang suka pamer foto anaknya di profil Facebook dan BlackBerry. Dalam kehidupan berumah tangga, mungkin itu saja tujuan kami masih bertahan sebagai pasangan suami-istri. Punya anak.

Hingga kini buah-hati yang kami tunggu-tunggu belum juga dilepas-lepas dari genggaman Tuhan ke rahim istriku. Continue reading “Tuhan Memang Lucu dan Maha Berkehendak”

‘Bunyi-Bunyian Plus’ dalam Musikalisasi Puisi

F. Moses
http://www.lampungpost.com/

Musikalisasi puisi bukan semata adalah pengertian, melainkan peristiwa dunia proses kreatif. Semacam metamorfosis dari tiap instrumen; musik dan puisi itu sendiri. Maka untuk memahami musikalisasi puisi dapat dikatakan “mudah tapi sulit”; semacam dibutuhkan usaha konkret dari “bunyi yang abstrak”.

MUDAH kita memberikan bunyi konkret ke dalam puisi itu sendiri, semisal pemusik. Ia akan dengan mudah memasukkan instrumen menjadi pengiring puisi itu sendiri. Continue reading “‘Bunyi-Bunyian Plus’ dalam Musikalisasi Puisi”

Bahasa »