Kabut Hitam di Mata Merah

Budiah Sari Siregar
http://www.hariansumutpos.com/

Merah, entah kenapa hatiku selalu terenyuh tiap kali mendengar namanya. Terlebih-lebih jika melihat wajahnya.

Pipinya yang tak pernah lepas dari blush on justru membuatku semakin kasihan padanya. Aku tak tahu apa sebabnya, padahal ia termasuk anak yang jarang terlihat murung di kampus. Merah, aku pertama kali melihatnya saat kami sama-sama menjadi mahasiswa baru di kampusku. Waktu itu hari pertama PAMB (pembekalan akademik mahasiswa baru) setengah tahun yang lalu. Continue reading “Kabut Hitam di Mata Merah”

Suatu Malam di Rumah Tuan Ruffel

Delvi Yandra
http://www.hariansumutpos.com/

Lilian tidak menyangka peristiwa itu akan terjadi. Noki dan gerombolannya telah berencana mencuri wadah porselen ajaib yang konon dapat membuat seseorang menjadi lebih dewasa dan tampan. Wadah porselen itu tersimpan rapi di rumah Tuan Ruffel. Tetapi, hanya sedikit orang yang tahu keajaiban wadah porselen itu.

Semua berkat ramalan Nyonya Fox dan peta curian. Dan sekarang, mau tidak mau Lilitan harus menyusul ke sana. ke rumah Tuan Ruffel. Continue reading “Suatu Malam di Rumah Tuan Ruffel”

Keris Kiai Setan Kober

Yudhi Herwibowo
http://suaramerdeka.com/

Dan siapa yang akan berani mengganggu lakuku? Bahkan jin-jin itu pun kuharap akan jera! – Empu Bayu Aji, masa Pajajaran 1150 M

AKU adalah gelora amarah!
Dengan bara bagai percahan matahari dan tempa bagai hujanan batu, aku mulai mengambil wujud. Laku dan mantra kemudian mengisi napasku satu demi satu. Masih kuingat jelas, walau telah ratusan tahun lewat, empu paling termasyur kala itu, menguntai bait-bait mantra dengan ambisi yang memuncak dalam relung hati. Keringatnya yang terus menetes, dan langsung pula menguap, bagai jawaban dari gejolak hati yang membuncah. Continue reading “Keris Kiai Setan Kober”

Sebuah Catatan

Cikie Wahab *
http://www.hariansumutpos.com/

Aku akan naik shinkansen pagi ini menuju Bandara Internasional Narita, Tokyo, menjemput Naoto yang mendarat dari Timur Tengah.

Ia bekerja di salah satu perusahaan swasta di sana, dan aku sebagai teman terdekatnya, berkeinginan bertemu meski pembicaraan kami hanya melalui telepon saja selama dua tahun ini. Continue reading “Sebuah Catatan”

Toko Sepatu

Sunlie Thomas Alexander
http://www.hariansumutpos.com/

Tentu, bagaimana bisa ia lupakan kenangan itu: usianya ketika itu masih begitu belia, sesegar pucuk dedaunan. Baru saja ia tamatkan SMA di kota kecilnya. Belum ada uang untukmu kuliah, kata bapaknya seperti tercenung. Ia tahu pasti, bapaknya tak sampai hati mengucapkan “tidak ada”. Toh, ia hanya tertawa, sudah bisa menerka semua ini saat ia mati-matian mengerjakan soal-soal dalam ujian kelulusannya. Continue reading “Toko Sepatu”

Bahasa »