Posted by PuJa on May 31, 2011
Benny Benke http://suaramerdeka.com/ Berikut adalah sinopsis sepuluh karya sastra Indonesia yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris dalam seri Buku Modern Library of Indonesia; Never the Twain adalah terjemahan novel Salah Asuhan, karya Abdoel Moeis. Pertama kali diterbitkan tahun 1928 sebagai alegori perjuangan masyarakat Indonesia dalam menemukan identitas kebangsaan pada masa pra-kemerdekaan.
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Budiah Sari Siregar http://www.hariansumutpos.com/ Merah, entah kenapa hatiku selalu terenyuh tiap kali mendengar namanya. Terlebih-lebih jika melihat wajahnya. Pipinya yang tak pernah lepas dari blush on justru membuatku semakin kasihan padanya. Aku tak tahu apa sebabnya, padahal ia termasuk anak yang jarang terlihat murung di kampus. Merah, aku pertama kali melihatnya saat kami sama-sama menjadi [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Delvi Yandra http://www.hariansumutpos.com/ Lilian tidak menyangka peristiwa itu akan terjadi. Noki dan gerombolannya telah berencana mencuri wadah porselen ajaib yang konon dapat membuat seseorang menjadi lebih dewasa dan tampan. Wadah porselen itu tersimpan rapi di rumah Tuan Ruffel. Tetapi, hanya sedikit orang yang tahu keajaiban wadah porselen itu. Semua berkat ramalan Nyonya Fox dan peta [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Yudhi Herwibowo http://suaramerdeka.com/ Dan siapa yang akan berani mengganggu lakuku? Bahkan jin-jin itu pun kuharap akan jera! – Empu Bayu Aji, masa Pajajaran 1150 M AKU adalah gelora amarah! Dengan bara bagai percahan matahari dan tempa bagai hujanan batu, aku mulai mengambil wujud. Laku dan mantra kemudian mengisi napasku satu demi satu. Masih kuingat jelas, [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Cikie Wahab * http://www.hariansumutpos.com/ Aku akan naik shinkansen pagi ini menuju Bandara Internasional Narita, Tokyo, menjemput Naoto yang mendarat dari Timur Tengah. Ia bekerja di salah satu perusahaan swasta di sana, dan aku sebagai teman terdekatnya, berkeinginan bertemu meski pembicaraan kami hanya melalui telepon saja selama dua tahun ini.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Sunlie Thomas Alexander http://www.hariansumutpos.com/ Tentu, bagaimana bisa ia lupakan kenangan itu: usianya ketika itu masih begitu belia, sesegar pucuk dedaunan. Baru saja ia tamatkan SMA di kota kecilnya. Belum ada uang untukmu kuliah, kata bapaknya seperti tercenung. Ia tahu pasti, bapaknya tak sampai hati mengucapkan “tidak ada”. Toh, ia hanya tertawa, sudah bisa menerka semua [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Jusuf AN http://www.hariansumutpos.com/ Kita pernah menyimpan mimpi, atau lebih tepatnya angan-angan kosong tentang rumah itu. Rumah yang sekarang kau huni itu. Dulu, ketika kau masih sering bertandang ke kamar kos yang terletak di lantai dua yang sampai sekarang masih aku tempati ini, kerap kau membuka jendela, lalu menatap rumah itu lama-lama. Kau mengetahui kalau rumah [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Ramadhan Batubara http://www.hariansumutpos.com/ Beberapa lantun yang lalu, saya sering berbicara soal angka, tepatnya pada dunia matematika. Ya, saya sering menuliskan soal 2 tambah 2 sama dengan empat; saya tuliskan ini untuk menggambarkan sesuatu sesuatu yang pasti. Nah, kini saya terpikir lagi soal itu. Sejatinya ini tentang sebuah suara yang angin bawa, dia masuk ke dalam [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Maman S Mahayana http://mahayana-mahadewa.com/ Mabes Polri memperkarakan majalah Tempo, edisi “Rekening Gendut Perwira Polisi.” Tuduhannya, Tempo menghina institusi Polri sebagaimana diatur Pasal 207 dan 208 KUHP (Kompas.com, 1 Juli 2010). Musababnya, cover majalah itu menggambarkan seseorang berseragam cokelat sedang menggiring tiga celengan babi berwarna pink dengan tali police line. “Penafsiran kami, personifikasi polisi bergaul dengan [...]
Filed under: Canting