Semangat Hidup Berawal dari Keanehan

Judul : Madre
Penulis : Dewi “DEE” Lestari
Penerbit : Bentang Pustaka, Juli 2011
Tebal : XIV + 120 halaman
Peresensi : Ratno Fadillah *
Lampung Post, 21 Agus 2011

SEBUAH kisah bisa lahir dari keganjilan. Tokoh-tokoh bisa saling bertemu tanpa perlu riwayat hubungan sosial yang panjang. Logika cerita bisa dibuat tanpa rumusan yang rumit. Begitulah prosa berjudul Madre ini dibangun. Ya, membaca Madre kita seperti dibisikkan bahwa terkadang semangat hidup itu berawal dari keanehan. Continue reading “Semangat Hidup Berawal dari Keanehan”

Bermain-main dengan Bahasa dan Imajinasi

(Membaca Kembali Cerpen-cerpen Fariz Ihsan Putra)
Marhalim Zaini
Riau Pos, 21 Agus 2011

JAUH-JAUH hari, di media ini juga (Riau Pos, 23 April 2006), saya pernah menelaah beberapa cerpen yang ditulis oleh seorang anak muda Riau, yang masih duduk di bangku SMA bernama Fariz Ihsan Putra. Setahun setelah itu, saya dikabari bahwa Fariz akan menerbitkan buku kumpulan cerpennya yang pertama. Dan lalu, saya diminta memberikan semacam kata pengantar untuk buku itu. Namun, sampai saat ini, belum datang kabar pada saya apakah buku cerpen itu jadi terbit atau tidak. Continue reading “Bermain-main dengan Bahasa dan Imajinasi”

Tuhan yang Dibayangkan

Beni Setia
Lampung Post, 21 Agus 2011

SEORANG teman yang gemar mengumpulkan dan mendalami bacaan tentang sufisme mengirim sebuah SMS selepas tengah malam. Pendek isinya: “Di alam kubur Rabi’ah al-Adawiyah didatangi dua malaikat, ditanya ‘Man Rabbik?—siapa Tuhanmu?’. Rabi’ah menangis dan balik berkata, ‘Masya Allah … tanya Tuhan, siapakah Rabi’ah.’”

Saya tersenyum. Teringat akan dua anekdot lain. Continue reading “Tuhan yang Dibayangkan”

Politik Bahasa

Ahmad Baedowi *
Lampung Post, 12 Aug 2011

MARI kita sebut nama sebuah negara di hadapan para siswa dan mintalah mereka menggambarkan bagaimana negara tersebut, maka dapat dipastikan jawabannya selalu berkaitan denan dengan karateristik budaya, etnik, bahasa dan keragaman agama yang dimilikinya. Hampir dapat dipastikan pula bahwa dari karakteristik tersebut selalu memunculkan tantangan tentang bagaimana menanamkan karakter tentang budaya, etnik, bahasa Continue reading “Politik Bahasa”

Bahasa »