Subakir Mati Metingkrang

Fahrudin Nasrulloh *

Obrolan di cafe ”Sidade” itu makin menghangat. Kopi disuguhkan. Bila mau pilih teh boleh juga. Yang wasgitel atau sariwangi. Bisa pesan jika minat teh rosella Malang yang berdaun gelap kecoklat-coklatan. Rokok Jisamsoe disesap, seperti menghirup seisi cafe dari ingatan yang pudar. Ia berjalan mondar-mandir melayani pembeli. Pangsit dan Mie ayam Jakarta, pun es campur tersedia di sini: Jl. Manukan Tama 10 A, Tandes, Surabaya. Dulu, lelaki berkumis tebal dan bertubuh gempal ini pemain bass di grup pertunjukan Gambus Misri. Ia termasuk penonton ludruk yang setia. Continue reading “Subakir Mati Metingkrang”

Pengorbanan dan Pengkhianatan

M. Kanzul Fikri
http://www.radarmojokerto.co.id/

Wulan adalah salah satu santriwati yang pandai dan rupawan, dan juga termasuk keturunan priyayi. Maka tidak perlu heran bila dia menjadi idaman kaum Adam. Namanya sudah tidak asing lagi di telinga kaum Adam. Baik di sekolah maupun di pondok putra. Salah satu lelaki yang menaruh hati padanya adalah teman sekelasnya. Yang statusnya sebagai santri alias berasrama di pondok, yaitu Romy. Continue reading “Pengorbanan dan Pengkhianatan”

Bulan Sastra Indonesia di Jombang

Siti Sa’adah
Radar Mojokerto, 24 Juli 2011

Meskipun belum ada kesepakatan secara menyeluruh mengenai peringatan Bulan Sastra Indonesia, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP Bahtra Indonesia) STKIP PGRI Jombang telah mengagendakan peringatan tersebut pada bulan April. Bulan sastra disebut oleh Sapardi Djoko Damono sebagai hari sastra jatuh tepat pada 28 April yang sekaligus untuk mengenang Chairil Anwar. Bulan Sastra Indonesia yang telah berlangsung pada 15-16 April 2011 di kampus STKIP PGRI Jombang Continue reading “Bulan Sastra Indonesia di Jombang”

JENGGOT KYAI MADENUN

Cucuk Espe
Harian SURYA Juni 2009 (ketika masih memiliki Rubrik Budaya)

Udara masih terasa basah. Semalam hujan turun tanpa ampun. Di luar matahari masih bermalas-malasan sembunyi di balik awan. Ketika itu, Kyai Madenun sedang berpikir keras di depan cermin dalam kamar. Berulang kali dia mengernyitkan dahi. Ada setumpuk persoalan berat yang hinggap di pikiran. Kopyahnya agak miring menutupi separo kening. Continue reading “JENGGOT KYAI MADENUN”

MALIN PASAL PENGHABISAN, MALIN KUNDANG JILID KEDUA

Catatan Singkat Proses Kreatif Teater Wadtera SMP 1 Mojoagung dalam rangka Pekan Seni Pelajar Jatim 2011
Bambang Irawan*
http://www.radarmojokerto.co.id/

Antara Wewe Gombel dan Malin

Setelah sengaja terlibat secara langsung dalam dua proses kreatif terakhir teater Wadtera SMP 1 Mojoagung, yaitu proses drama Wewe Gombel dan proses Malin Pasal Penghabisan, penulis menemukan sesuatu yang menarik untuk diungkap. Yaitu, kedua drama tersebut memiliki beberapa persamaan, baik secara kontekstual atau persamaan nasib. Continue reading “MALIN PASAL PENGHABISAN, MALIN KUNDANG JILID KEDUA”

Bahasa »