STMJ Keliru Sang Kiai *

Yusuf Suharto **

Membedah novel benar-benar hal yang baru bagi saya. Bagaimana tidak, novel ini baru terhitung novel kedua yang pernah saya bedah dalam perspektif saya sebagai santri, dan kebetulan pula kedua novel itu dilahirkan orang yang dekat dengan tradisi pesantren. Novel pertama yang saya maksud adalah novel Spesies Santri”, karya Habib Mustofa dan kemudian novel di hadapan kita ini. Continue reading “STMJ Keliru Sang Kiai *”

Menarikan Tarian di Ranjang Kyai

A. Iwan Kapit

Menelusuri detil-detil cerita yang berkelindan dalam Tarian di Ranjang Kyai yang ditulis Yan Zavin Aundjand, membuat saya kembali mengingat memori usang masa kecil tentang pengalaman hidup yang singkat di Madura. Ada 2 kota yang sempat saya singgahi sejenak; Pamekasan dan Sampang. Kenapa sejenak? Karena tugas yang diemban orang tua saya pun tak berlangsung lama di tanah garam ini. Continue reading “Menarikan Tarian di Ranjang Kyai”

Eksplorasi Sastra Ludruk

Fahrudin Nasrulloh *

Sastra panggung sebagai sastra lisan banyak kita temukan dalam ratusan lakon yang dipertunjukkan dalam seni tradisi ludruk. Ludruk sebagai elemen sastra oral-etnik memiliki keberagaman yang luas di berbagai wilayah Jawa Timur, di mana lakon-lakon yang pernah dimainkan dengan latar masing-masing daerah itu berpijak pada mitos, legenda, sejarah, dan problematik sosial yang tak ditampik menjadi khazanah yang luar biasa untuk dapat dikembangkan oleh sastrawan, baik dalam upaya mengeksplorasinya dalam bentuk sastra berbahasa Jawa Timuran maupun ke sastra berbahasa Indonesia. Continue reading “Eksplorasi Sastra Ludruk”

Puasa dan Kesadaran Sosial

Denny Mizhar *

PROBLEM bangsa ini tak juga kunjung usai: persoalan ekonomi, politik, agama, sampai pada kemiskinan. Dalam hal persoalan ekonomi misalnya, dapat ditelisik ketika melihat distribusi pendapatan yang tidak merata. Hingga melahirkan kesenjangan sosial antara yang kaya dan yang miskin. Orang-orang kaya kebanyakan menghamburkan uangnya demi kepentingan-kepentiang pribadi dan memuaskan hasrat pribadi. Walaupun ada sebagian yang dermawan tetapi tidak banyak, adapun hanya simbolik. Continue reading “Puasa dan Kesadaran Sosial”

WAWASAN KREATIF DALAM DUNIA PUISI

(Esai ini disarikan dari buku ?Sejumlah Esei Sastra? karya Dr. Budi Darma, MA. dengan penyesuaian sewajarnya).
Muhammad Rain

Membentuk nilai dan mewariskan nilai merupakan dua hal berbeda. Nilai yang dimaksud di sini adalah nilai sastra, nilai kreatif berupa hasil wawasan seorang pengarang puisi. Membentuk nilai merupakan hal tak mudah dan perlu intensitas lebih. Bila dibandingkan dengan mewariskan nilai, maka kegiatan berkarya hanya berhasil pada sisi apresiasi, penghargaan terhadap pekerjaan-pekerjaan nilai yang sudah ada. Continue reading “WAWASAN KREATIF DALAM DUNIA PUISI”

Bahasa »