Sastra dan Identitas

Elisa Dwi Wardani
http://www.kr.co.id/

Pada umumnya, pembicaraan mengenai identitas dipandang perlu ketika identitas berada dalam suatu krisis. Hal ini mengingatkan kita kepada dua pandangan yang bertentangan mengenai identitas.

Pandangan yang pertama adalah pandangan essentialism yang percaya bahwa identitas bersifat tetap, universal, dan tidak terpengaruh oleh wacana dari luar. Continue reading “Sastra dan Identitas”

Sulitnya Melawan Lupa

Bambang Trismawan
http://www.kompasiana.com/bambangtris

Karena tak terurus, ribuan koleksi karya sastra yang tersimpan di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin terancam rusak (Kompas, 20/3/2011).

Membaca berita itu, saya seolah tersadar dari pertanyaan yang selama ini selalu saya utak-atik dalam kepala. Kenapa bangsa ini selalu terperosok dalam lubang yang sama dan terantuk pada batu yang sama. Jawabannya adalah karena sejarah dan kesusasteraan masih dipandang sebelah mata. Continue reading “Sulitnya Melawan Lupa”

Umar Kayam, Sastrawan Peduli Wong Cilik

Agus Utantoro
http://www.mediaindonesia.com/

Sosok Umar Kayam, dikenal sebagai sastrawan yang mampu secara konsisten berada dalam garis komitmennya untuk tetap memperhatikan dan mengedepankan kepedulian terhadap rakyat kecil atau wong cilik.

Dalam setiap novel yang lahir dari tarian jarinya, selalu saja mengangkat peristiwa yang ada di seputar kehidupan rakyat kecil yang di dalam pandangannya penuh kegairahan. Continue reading “Umar Kayam, Sastrawan Peduli Wong Cilik”

Umar Kayam, Sastrawan Peduli “Wong Cilik”

Gusti Grehenson
http://www.ugm.ac.id

Umar Kayam merupakan salah seorang tokoh kebudayaan dan dikenal sebagai sastrawan yang mampu secara konsisten berada dalam garis komitmennya untuk memperhatikan kehidupan ‘wong cilik’ (rakyat kecil). Hampir setiap karya novelnya mengangkat peristiwa di seputar kehidupan rakyat kecil, yang di dalam pandangannya penuh kegairahan. Continue reading “Umar Kayam, Sastrawan Peduli “Wong Cilik””

Bahasa ยป