Utusan Istana Menjenguk Penghafal Naskah ‘I La Galigo’

Isma Savitri
http://www.tempo.co/

Puang Matoa Saidi, satu-satunya penghafal naskah I La Galigo yang masih hidup. Kini, ia terbaring lemah di rumahnya di Pangkep, Sulawesi Selatan, akibat sakit tifus akut. Prihatin dengan penyakit Puang yang tak kunjung sembuh sejak tiga bulan lalu, Istana Kepresidenan turun tangan dan mengirim utusan menjenguk lelaki berumur 51 tahun itu. Continue reading “Utusan Istana Menjenguk Penghafal Naskah ‘I La Galigo’”

15 Penulis Terpilih Akan Tampil di Ubud Writers Festival

Rofiqi Hasan
tempo.co

Sejumlah 15 penulis Indonesia terpilih untuk tampil di ajang Ubud Writers and Readers Festival (UWRF). Mereka yang lolos dalam proses kurasi itu akan diundang untuk mengikuti UWRF 2011 pada 5-9 Oktober mendatang di Ubud, Bali.

“Mereka berasal dari berbagai daerah di nusantara. Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, serta NTB. Semua terwakili dalam jajaran para penulis terpilih ini,” ujar Manajer Pengembangan Komunitas UWRF Kadek Purnami, Jumat, 3 Juni 2011. Continue reading “15 Penulis Terpilih Akan Tampil di Ubud Writers Festival”

Biografi Almarhum Tan Malaka (1894-1949)

Sabam Siagian *
Suara Pembaruan, 22 Sep 2007

SEBUAH lembaga penelitian Belanda KITLV (singkatan dari Koninklijk Instituut voor Taal, Land en Volkenkunde – Lembaga Kerajaan untuk Penelitian Masalah Bahasa, Geografi dan Bangsa-bangsa) yang berkantor pusat di Leiden, meluncurkan terbitan monumental. Hasil karya se- orang peneliti senior Dr Harry A Poeze di lembaga tersebut tentang kegiatan politik tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia yang berhaluan kiri, Tan Malaka, antara tahun 1945 sampai dengan awal 1949 itu, terbit dalam tiga jilid. Continue reading “Biografi Almarhum Tan Malaka (1894-1949)”

Transformasi Sosial dan Diplomasi Kebudayaan

Hardi Hamzah*
Lampung Post, 23 Sep2007

FRANS Magnis Suseno menolak Ahmad Bakrie Award baru-baru ini. Ia membuat analisis soal sosok karbitan yang muncul di antara transformasi sosial dan diplomasi kebudayaan.

Ia mengatakan, transformasi sosial dan diplomasi kebudayaan di Indonesia, sesungguhnya masih sangat lemah. Dan kelemahan itu menghadirkan implikasi yang bervariasi. Continue reading “Transformasi Sosial dan Diplomasi Kebudayaan”

Bahasa ยป