Pergumulan Menguakkan Identitas

Maria Hartiningsih
Kompas, 23 Sep 2007

Narrowly constructed, the present is never and always. It is here and gone with the tick of the clock, then here again.
(Michael T Isenberg, Puzzles to the Past: An Introduction to Thinking about History, 1985)

Banyak orang tunduk pada waktu, tetapi tidak begitu halnya dengan Sindhunata. Dalam novelnya terbaru, Putri Cina, Sindhunata meletakkan masa lalu di dalam masa kini, membuat waktu tak berkerangka, tak punya ruang; bahkan ruang dan waktu tiada, ketika keduanya melebur ke dalam peristiwa. Continue reading “Pergumulan Menguakkan Identitas”

Menyongsong `Era Baru` Balai Pustaka

Leon Agusta *
Republika, 23 Sep 2007

Penerbit Balai Pustaka (BP), 22 September 2007, genap berusia 90 tahun. Bagi sebuah penerbit penghasil buku sastra, usia 90 tahun boleh dibilang hebat. Tapi, kalau dari 90 tahun itu yang melahirkan kebanggaan dan kenangan hanya 30 tahun pertama, tentu menimbulkan tanda tanya besar. Ada mata rantai yang hilang dari 60 tahun keberadaannya. Continue reading “Menyongsong `Era Baru` Balai Pustaka”

Menyoal Selera Seni

Reiny Dwinanda
Republika, 23 Sep 2007

SENI pop dengan segala kehebohan aksi panggungnya belakangan ini makin tampak mendapat tempat di hati masyarakat. Kenyataan itu telah mengiris hati sebagian pekerja dan pemerhati seni.

Menurut Edi Sedyawati, apresiasi seni masyarakat kebanyakan masih kurang memadai. Apalagi, yang diminati sekadar seni dengan mutu menengah-bawah. Continue reading “Menyoal Selera Seni”

Teknologi dan Seni

Jakob Sumardjo
Pikiran Rakyat, 29 Sep 2007

ADAKAH hubungan antara seni dan teknologi? Seni dan teknologi adalah ekspresi budaya suatu masyarakat. Seni mempersoalkan manusia, masyarakat, dan kehidupan. Begitu pula teknologi mempersoalkan manusia, masyarakat, dan kehidupan serta ekonomi, ilmu pengetahuan, politik. Teknologi itu kebudayaan dan seni juga kebudayaan. Teknologi dan seni sama-sama bertanya tentang dirinya: apakah seni itu, apakah teknologi itu, apa makna seni, apa makna teknologi, untuk apa seni dan untuk apa teknologi. Continue reading “Teknologi dan Seni”

Paus Merah Jambu Zen Hae, Puisi di Luar dan di Dalam Sistem Bahasa

Jamal D Rahman*
Media Indonesia, 29 Sep 2007

PUISI-PUISIi Zen Hae adalah percobaan membangun struktur puisi di dalam dan di luar sistem bahasa. Disadari atau tidak, beberapa puisi Zen Hae yang terhimpun dalam Paus Merah Jambu (Yogyakarta: Akar Indonesia, 2007) menyediakan sarana yang memadai bagi pembaca untuk mendekatinya, tetapi sebagian puisinya hanya menyediakan sarana yang amat terbatas untuk mendekatinya. Continue reading “Paus Merah Jambu Zen Hae, Puisi di Luar dan di Dalam Sistem Bahasa”

Bahasa ยป