Novel Laskar Pelangi Laris di Korea Selatan

Benny Benke
http://suaramerdeka.com/

Setelah diterbitkan di 26 negara, kali ini novel Laskar Pelangi diterbitkan di Korea Selatan dan dalam bahasa Korea. Tercatat sejak Agustus 2011 lalu, novel karya Andrea Hirata itu, telah tersedia dalam alfabet Hangul di negeri gingseng.

Sebagaimana diceritakan Andrea Hirata, Rabu (5/10), penerbitan novel LP dalam bahasa Korea adalah untuk pertama kalinya di luar versi bahasa Inggris. “Dan Alhamdullilan laris,” katanya.

Dia menambahkan, sebagai sumber dari penerbitnya di Korea, novel LP langsung menjadi best seller dan disukai dosen-dosen sastra di sana untuk referensi pelajaran sastra. Dengan larisnya novel LP yang merupakan satu kesatuan dari novel dia berikutnya seperti Sang Pemimpi. Edensor, dan Maryamah Karpov, penulis buku Sebelas Patriot itu berharap akan menyusul berikutnya novel sukses dari sejumlah penulis sastra Indonesia di mancanegara.

Karena, menurut dia, peluang penulis Indonesia untuk menulis dan mengabarkannya ke seluruh dunia sebenarnya sangat besar. Sebab, ceritanya, “Orang-orang di luar sana suka dengan apa yang disebut sebagai culturally spesific, kisah-kisah tentang budaya, kehidupan masyarakat di Indonesia.”

Korea Selatan menjadi salah satu negara pertama tempat ekspansi karya novel Laskar Pelangi setelah sebelumnya mencoba merambah negara-negara serumpun, seperti Malaysia dan Singapura. Sebagaimana peredarannya di Indonesia, di Singapura dan Malaysia novel LP juga laris manis. Pihak penerbit Bentang menjelaskan, sejak terbit tahun 2005 silam, novel ini juga telah merambah ke India dan Australia setelah ke Malaysia.

Jika semua rencana Andrea lancar, menurut rencananya, novel LP akan dicetak ke dalam 26 bahasa di 30 negara. Sepertinya menerbitkannya ke dalam bahasa Jepang, dan siap diedarkan di sejumlah negara di Eropa. Dengan demikian, kisah sukses tentang LP dalam versi film dan musikal, yang baru saja digelar di Esplanade, Singapura 1-2 Oktober lalu, akan terus dipanjangkan oleh versi novelnya dalam berbagai bahasa di dunia.

(/CN15) 05 Oktober 2011