Sanktuari: Syarah atas Caping

Asarpin

Stephen Hirtenstein, yang sangat mengagumi Ibn Arabi, menyebut pemikiran sebagai “tamu dari langit yang melintasi ladang hati”. Dalam hal ini, pemikiran tak cuma mengacu kepada proses otak, atau sesuatu yang dapat kita pikirkan, atau kita renungkan. Pemikiran mengindikasikan sesuatu yang muncul dari keheningan batin, setiap saat dalam diri kita, di dalam kesadaran batin kita. Continue reading “Sanktuari: Syarah atas Caping”

PANGGUNG PENCERITAAN SUWUNG

Sebuah novel perjalanan hidup yang penuh intrik emosional dan mimpi

Beni Setia

KONSTRUKSI pementasan wayang kulit bertumpu pada kelir–layar–, di mana si penonton ada di sebelah luar dan menikmati serta mengapresiasi tampakan dari bayangan wayang yang dimainkan dalang dan diproyeksikan oleh terang blencong–lampu minyak. Bila dirinci, di zona batas: hadir wayang yang aktualistik dimainkan dalang, ada wayang yang siap untuk dimainkan kalau pembabakan dan kebutuhan cerita memaksanya tampil, Continue reading “PANGGUNG PENCERITAAN SUWUNG”

Dicari (Lagi): Kritikus Sastra Riau

Hary B. Kori’un
Riau Pos, 7 Nov 2010

SAYA berada di Ubud (Bali) ketika menyusun buku Sastra, Jati Diri, dan Kemiskinan Kreatif (Esai Pilihan Riau Pos 2010). Sebuah pekerjaan rutin yang harus diselesaikan secara mobile, karena keterbatasan waktu. Ketika teman-teman sesama penulis yang diundang ke Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2010 asyik berkelana mengikuti iven demi iven atau jalan-jalan keliling Bali di luar jadwal sebagai pembicara, saya harus berada di kamar hotel, berkutat dengan laptop. Continue reading “Dicari (Lagi): Kritikus Sastra Riau”

Diskusi Sastra Satellite Event Ubud Writers & Readers Festival 2011

Febby Fortinella Rusmoyo
http://www.kompasiana.com/febbyfortinellarusmoyo

Diskusi Sastra Satellite Event Ubud Writers and Readers Festival 2011 kembali diselenggarakan di Pekanbaru, kali ini ini mengupas tema “Sastra Multikultural”. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 13 Oktober 2011, di Galeri Ibrahim Sattah, Kompleks Bandar Serai Pekanbaru. Hadir sebagai pembicara adalah dua orang penyair yang berasal dari negara yang berbeda, yaitu Sean M. Whelan dari Australia, dan Budy Utamy dari Indonesia, tepatnya dari Riau, dengan pembawa acara Refila Yusra (Komunitas Paragraf Pekanbaru) dan sebagai moderator sekaligus interpreter yaitu Febby Fortinella Rusmoyo (Komunitas Paragraf Pekanbaru). Continue reading “Diskusi Sastra Satellite Event Ubud Writers & Readers Festival 2011”

Tahun Baru Bukan Sekadar Pesta

Mahmud Jauhari Ali *
Banjarmasin Post

Setiap tanggal satu bulan satu pada tahun baru Masehi selalu dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Mulai tiup terompet kertas hingga pembakaran kembang api besar-besaran pada pukul 00.00 dini hari di belahan bumi mana pun. Seakan kegiatan-kegiatan pada awal tahun baru itu merupakan sebuah keharusan yang tidak dapat ditinggalkan. Selain itu, kebanyakan orang saling mengucapkan atau menyampaikan selamat tahun baru kepada sesama baik secara lisan maupun secara tertulis. Continue reading “Tahun Baru Bukan Sekadar Pesta”

Bahasa »