Memahami Perjalanan Sitor Situmorang

Linda Sarmili
suarakarya-online.com

Dalam kesusastraan Indonesia, nama sastrawan Sitor Situmorang dikenal sebagai sastrawan angkatan 45. Itu berarti, sosok Sitor Situmorang seangkatan dengan nama-nama seperti Chairil Anwar, Idrus, dan Asrul Sani.

Dan di antara nama-nama yang tak tergantikan dalam sejarah sastra Indonesia itu, Sitor Situmorang menempati kedudukan yang istimewa. Continue reading “Memahami Perjalanan Sitor Situmorang”

LINUS DAN PARIYEM

R. Fadjri, L.N. Idayanie, Dwi Arjanto, Agus S. Riyanto
Majalah Tempo, 9 Agu 1999

LINUS adalah Pariyem. Pariyem adalah Linus. Kedua nama itu bak dua sisi mata uang. Jika dibolak-balik tetap mencitrakan pribadi yang sama. Nama lengkap yang pertama adalah Linus Suryadi Agustinus, seorang penyair yang wafat pada Jumat 30 Juli lalu, dalam usia 48 tahun. Sedang nama lengkap yang kedua adalah Maria Magdalena Pariyem alias Iyem, tokoh rekaan sang penyair dalam prosa lirik Pengakuan Pariyem. Continue reading “LINUS DAN PARIYEM”

SEGI TIGA SASTRA DI WILAYAH BORNEO

Korrie Layun Rampan *
Kaltim Post, 5 Sep 2007, Jurnal Toddopuli, 9 Des 2008.

Segi tiga sastra di sini dimaksudkan adalah tumbuh dan berkembangnya eksistensi sastra di wilayah Borneo dan Kalimantan. Istilah Borneo meliputi negara Brunei Darussalam dan Malaysia Timur (yang mencakup: Labuan, Sarawak, Sabah) dan wilayah Kalimantan mencakup empat provinsi di Kalimantan: Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah (sebentar lagi akan lahir Provinsi Kalimantan Utara). Sejak 20 tahun lalu dimulai “Dialog Borneo-Kalimantan” yang dilaksanakan di Miri, Sarawak, 27-29 November 1987. Continue reading “SEGI TIGA SASTRA DI WILAYAH BORNEO”

Dampak Pengakuan Keislaman Cheng Ho

AM Adhy Trisnanto
http://www.suaramerdeka.com/

Islam tidak akan berkurang derajatnya, meskipun ada peran orang-orang China di dalamnya. Di sini orang lupa bahwa keislaman China lebih tua ketimbang Jawa. Orang-orang China telah mengenal Islam di saat masyarakat Jawa hidup dalam dunia berhala dan klenik. (Soemanto Al Qurtuby dalam Seminar Membincang Kontribusi Tionghoa dalam Proses Islamisasi di Indonesia, 19 Maret 2005). Continue reading “Dampak Pengakuan Keislaman Cheng Ho”

Bahasa »