Musa Ismail
Riau Pos 04 Nop 2007
Memang benar bahwa karya sastra dibidani dari rahim sastrawan yang penuh dengan ide-ide dan pernak-pernik kejeniusan lokal (etnik genius). Tidak heranlah jika karya sastra yang terlahir dapat dikatakan sebagai cerminan (emanas) dari kehidupan sosial masyarakat yang membesarkan dan membentuknya sebagai manusia. Buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya atau air cucuran jatuhnya ke pelimbahan juga. Continue reading ““Malam Api”: Gambaran Kegelapan Riau yang Tertekan”
