Senirupa dan Sastra

Idris Pasaribu
analisadaily.com

TAK SELAMANYA cabang seni berdiri sendiri dalam berbagai kegiatannya. Salah satu di antaranya, senirupa dan sastra sudah sejak tahun 2011 ini, selalu berkegiatan bersama antara Komunitas Sastra Indonesia (KSI) dengan Medan Seni Gallery Payung Teduh. Bukan itu saja, di Payung teduh Jalan Sei Bingei No. 1, sering pula dilakukan diskusi tentang berbagai cabang seni. Continue reading “Senirupa dan Sastra”

Peran Sastra dalam Kancah Pendidikan Bangsa

Rahmat HM

Sastra sangat terkait erat dalam kehidupan manusia. Ia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam perjalanan budaya dan peradaban karya cipta manusia itu sendiri. Sastra seperti pisau tajam, bahkan jauh lebih tajam, yang mampu merobek-robek dada dan menembus ulu hati, bahkan jiwa dan pemikiran. Pisau tajam ini juga mampu menjadi alat paling efektif untuk membuat ukiran patung karya kehidupan yang paling indah. Sastra juga bisa lebih halus daripada sutra yang paling halus hingga mampu menelusup ke dalam relung jiwa hingga tunduk dan pasrah pada kekuatannya. Continue reading “Peran Sastra dalam Kancah Pendidikan Bangsa”

Menilik Kegelisahan pada Penulis Muda

Sartika Sari
http://www.analisadaily.com/

“saya merasa diri saya benar-benar seorang penyair: asyik bermain-main kata sampai di dalamnya tersusun dunia yang bermakna.” (Sapardi Djoko Darmono, Eneste 1984:134)

Begitu beragamnya kepuasan yang ditemukan ketika menjelmakan emosi dalam sebentuk puisi. Ya, salah satu karya sastra ini memang kerap menjadi wadah pelipur. Tentu saja, di baliknya setiap penulis memiliki dorongan psikologis yang tidak sama. Berbagai dorongan tersebut bisa saja muncul dari kondisi kejiwaan ataupun keadaan lingkungan yang kemudian menjadi inspirasi pada proses kreatifnya. Continue reading “Menilik Kegelisahan pada Penulis Muda”

Tataran Pemahaman dalam Sastra

M. Raudah Jambak
analisadaily.com

Penggunaan istilah, terkadang membuat penulis atau pembicara selalu khilap dengan makna dasar dari kata-kata yang dituangkannya. Mungkin seorang pembaca atau pendengar mencoba memahami dan memaklumi pemaknaan yang tertuang itu. Bombastiskah? Atau ambigu? Dalam pembicaraan bahasa memang ada yang disebut dengan polisemi yang berarti satu kata banyak arti, tetapi dia tidak terlepas dari makna dasarnya. Berbeda dengan homonim yang memiliki pengucapan dan penulisan yang sama tetapi berbeda arti, hanya saja tidak ada hubungan dengan makna dasarnya. Continue reading “Tataran Pemahaman dalam Sastra”

Bahasa ยป