KREATIVITAS : MIMESIS

Ignatius Yunanto, SS
teori-sastra.blogspot.com

Definisi-definisi Kreativitas secara Umum

Kreativitas sampai hari ini telah mendapatkan banyak pengertian. Kata kreativitas sering kita dengar atau kita baca dalam media massa, dalam pendidikan, dalam seminar-seminar, dalam buku-buku, atau dalam percakapan sehari-hari. Bila kita bertanya pada orang-orang tentang pengertian kreativitas, maka banyak orang akan kesulitan dalam memberi batasan yang menurut mereka tepat. Kemungkinan hal ini disebabkan antara lain karena luas dan majemuknya bidang kreativitas. Continue reading “KREATIVITAS : MIMESIS”

Sastra di Tengah Arus Perubahan Sosial

Sayyid Fahmi Alathas *
teori-sastra.blogspot.com

MENURUT Marx, pada suatu zaman, di suatu bangsa terdapat pertentangan antara golongan bangsawan dengan golongan proletar atau masyarakat bawah, hubungan keduanya memperjuangkan keras agar tidak ada lagi perbedaan yang sangat mencolok. Pendapat pakar tersebut, mengalami perkembangan yang sangat besar dan cukup menarik, keduanya mempunyai hubungan. Keduanya dipengaruhi sosial budaya terhadap penciptaan karya itu sendiri. Continue reading “Sastra di Tengah Arus Perubahan Sosial”

KEBUDAYAAN LOKAL VERSUS KEBUDAYAAN GLOBAL: HIDUP ATAU MATI? *

Dr. Dewi Yuliati M.A.[1]
http://staff.undip.ac.id/

Abstract

This article presents the discussion about the position of Indonesian local culture among the global culture. The Indonesian local culture was always developed by the influences of global culture which entered Indonesia since the pre-history times until the modern era. The conclusion is that that there were many threats to the existence of the local culture, so the Indonesian people should strengthen their self confidences and national character. Continue reading “KEBUDAYAAN LOKAL VERSUS KEBUDAYAAN GLOBAL: HIDUP ATAU MATI? *”

Sastra Religius; Paradoks Labelisasi Sastra

Musthafa Amin
http://tongkronganbudaya.wordpress.com/

Puritanisme adalah gejala keagaamaan yang mengedepankan keinginan untuk menjaga kemurnian dalam beragama dan hidup sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang ketat. Sejarah dunia dengan gamblang menggambarkan proses lahirnya puritanisme sebagai iringan terhadap reformasi Protestan dan berdirinya gereja Anglikan pada abad 16. Continue reading “Sastra Religius; Paradoks Labelisasi Sastra”

Napas Religi dalam Karya Sastra

Dwi Rejeki
http://www.suarakarya-online.com/

Karya sastra bertemakan religi ternyata selalu dimintai pembaca. Paling tidak bisa dilihat dari hasil survei “Rumah Sastra” sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak khusus dalam bidang pengamatan karya sastra bernafaskan Islam, yang diadakan awal September lalu. Berdasarkan hasil survei dari 100 responden di Jakarta dan sekitarnya inilah Bentara Budaya mengusung agenda acara diskusi “Napas Religi Dalam Karya Sastra”, baru-baru ini. Continue reading “Napas Religi dalam Karya Sastra”

Bahasa ยป