Jangan jadi Kartini

Arjuna Nusantara *
http://padangekspres.co.id/

Hampir semua media menerbitkan tulisan yang sifatnya menabikan Raden Ajeng Kartini. Penulis merasa risih. Di sini, penulis mencoba menganalisa keperempuanan Kartini sebagai perempuan tangguh dan pahlawan, dengan melihat sejarahnya dan membandingkan dengan keperempuanan tokoh-tokoh perempuan Minangkabau. Continue reading “Jangan jadi Kartini”

Mengurai Kusut Masai Gairah Membaca

Delvi Yandra
http://padangekspres.co.id/

”Seseorang yang tidak mau membaca tidak akan mempunyai peluang mengatasi seseorang yang tidak mampu membaca” (Mark Twain – Pengarang Amerika)

Pendidikan, kata Nelson Mandela adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Dengan kata lain, pendidikan dapat menjadi alat yang sangat berdaya sehingga mampu mengubah nasib kita yang kusut masai. Masalahnya minat baca dan lebih naasnya lagi, minat menulis kita sangat rendah. Continue reading “Mengurai Kusut Masai Gairah Membaca”

Kartini dalam Proyeksi Globalisasi

Rahmi Syalfitri Riska *
http://padangekspres.co.id/

Pada 1 April 1546, Tycho Brahe, astronom dan matematikawan terkenal asal Denmark terlahir ke dunia. 2 April 1917, AS menyataan diri bergabung dengan pasukan sekutu Inggris-Perancis melawan tentara Jerman dalam Perang Dunia Pertama yang sudah berlangsung selama tiga tahun. 8 April 1979, Ayatullah Sayyid Muhamad Baqir Shadr beserta adik perempuannya, Bintul Huda, gugur syahid dieksekusi oleh pasukan keamanan Rezim Saddam Husein. Continue reading “Kartini dalam Proyeksi Globalisasi”

Berkarya atau Mati! Perihal Semangat

Zalfeni Wimra
padangekspres.co.id

Mengukur semangat berkarya, Syahrazad, tokoh yang dikabarkan pencipta Kisah Seribu Satu Malam yang terkenal itu, sering saya jadikan sosok pembanding.

Mengenang kisahnya, adalah juga membayangkan seperti apa luka hati seorang Sultan Syahriar yang mendapati istrinya berselingkuh dengan laki-laki lain. Hati dan harga dirinya sebagai laki-laki sekaligus seorang raja luluh-lantak; remuk-redam. Continue reading “Berkarya atau Mati! Perihal Semangat”

UNTUK LEAFLET (SURAT SELEBARAN)

Salam Seni dan Budaya
A. Syauqi Sumbawi *

“Art For Love and Peace #1”

“Art for Love and Peace #1” merupakan tajuk utama dalam kegiatan seni pertunjukan yang diadakan oleh Class of Art atau Kegiatan Ekstrakulikuler Seni MA Al-Munawwaroh Kembangbahu, Lamongan, Jawa Timur. Tanda (#1) mengindikasikan bahwa kegiatan ini merupakan event yang pertama, sekaligus mengandung konsekuensi keberlanjutan —estafet— untuk yang berikutnya di masa depan, sebagai manifestasi dan target konkrit dari keberadaan kegiatan ekstrakulikuler seni di lembaga tersebut. Continue reading “UNTUK LEAFLET (SURAT SELEBARAN)”

Bahasa »