Sosiawan Leak Akan tampil di Korsel

Benny Benke
http://www.suaramerdeka.com/

Sosiawan Leak, penyair dari Solo akan menampilkan puisi-puisinya dalam beberapa kesempatan di Korea Selatan. Selain akan tampil di Hankuk University of Foreign Studies, Seoul pada Jumat (1/6), dia juga akan membacakan puisi-puisinya di Ansan pada Sabtu (2/6), dan KBRI Seoul pada Minggu (3/6).

Di samping Leak, beberapa penyair Indonesia lainnya juga akan tampil dalam program yang dirancang oleh Indonesian Student Association in South Korea tersebut. Mereka di antaranya adalah Ahmadun Yosi Herfanda (Jakarta), D Kemalawati (Aceh), Asrizal Nur (Riau) dan Jumari HS (Kudus).

Event yang merupakan bagian dari kegiatan Festival “One Day Indonesia” itu, diselenggarakan dalam rangka ikut mengangkat citra Indonesia dalam pergaulan dunia, khususnya bagi bangsa Korea. Oleh karena itu selain acara pembacaan karya sastra (puisi), juga akan digelar berbagai pertunjukan kesenian Indonesia, pembukaan stand makanan, dan kerajinan tangan yang melibatkan berbagai organisasi perhimpunan masyarakat Indonesia, baik yang ada di Korea maupun yang didatangkan dari tanah air.

Menurut Andy Tirta, Presiden Student Association in South Korea, acara tersebut bakal dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat yang ada di Korea Selatan, baik masyarakat Korea sendiri, maupun masyarakat internasional yang ada di sana, termasuk masyarakat Indonesia.

Leak sebagaimana rilisnya yang diterima Suara Merdeka, Jumat (18/5), telah menyiapkan beberapa puisi, seperti “Phobia”, “Pejantan Babi”, “Dunia Bogambola”, “Diorama”, dan “Ya”, untuk ditampilkan dalam event tersebut. Puisi-puisi itu, bersama dengan karya penyair lain yang diundang juga akan diterbitkan dalam sebuah antologi puisi oleh panitia. Namun berbeda dengan penampilan penyar lain, Leak akan mendeklamasikan karya-karyanya tanpa menggunakan teks dan melengkapinya dengan eksplorasi gerak (ekspresi & akting) serta bunyi (suara & tubuh).

Ini bukan kali pertama Leak unjuk kebisaan di mancanegara. Sebelumnya, dia juga pernah dilibatkan di sejumlah festival internasional seperti “Festival Puisi Internasional Indonesia 2002” (Makassar, Bandung & Solo), “Poetry On The Road” 2003 (Bremen, Jerman), “Ubud Wiriters & Readers Festival” 2010 (Ubud, Bali), “Jakarta Berlin Arts Festival” 2011 (Berlin, Jerman).

Kemudian melakukan poetry reading di Universitas Pasau (2003), Universitas Hamburg (2003 & 2011), Deutsch Indonesische Gesellschaft (2011), Kedutaan Besar Indonesia di Berlin Jerman (2011).

Tahun 2011 mementaskan monolog gerak “Sarung” di Amphi Theatre (Monbijoupark, Berlin, Jerman), di The Panda Club Theatre (Cultur Braureire, Berlin, Jerman) dan Marie Cafe (Berlin, Jerman). Sedangkan pada 2012 melakukan poetry reading bersama Adam Wideweisch (USA) di (Biltar, Indonesia) dan melakukan poetry reading bersama Penyair Afrika Selatan (Charl-Pierre Naude, Vonani Bila, Mbali Bloom, Rustum Kozain) & Kurator Jerman (Indra Wussow) di Universitas Negeri Jember (Jember, Indonesia).

18 Mei 2012