Sisa Malam di Brotonegaran
tiga tahun lalu kau menawarkan hangatnya rindu
yang mampu menelusup ke dalam jeruji waktu
sebelum kita mendirikan tugu-tugu itu
dan di pucuknya kita gantungkan bendera ungu
sementara kalimat demi kalimat tak ada yang
memberi tanda-tanda kedatangan
kita cuma menerka dalam diri
memendam dendam perjumpaan
selalu tertunda Continue reading “Sajak-Sajak Aziz Abdul Gofar”
