JIKA ADA NAMANYA BAHAGIA
jika ada namanya bahagia
mungkin sebab kau jumpa dia
meski tetap saja dalam jarak
tak harus kau berteriak
karena yang utama adalah rasa
betapa rasa itu suka dalam kabut
dan kau biasa abai menyebut
remah tapi intinya lebih berdaya
ingatkan ihwal mara bahaya
yang mengintip sepadang masa
kau terus saja tak henti mencari
pada wajah bening yang berseri
pada tubuh aduhai menggoda
tapi semua semu dan sementara
kecuali yang berasal dari dia
adakah kau sudah menyapa Dia?
29 Desember 2019
SISA PERCAKAPAN
sisa percakapan
antara daun mangga dan hujan
berjingkat mengikuti pengejaanku
atas senja tahun yang kian beku
tapi tak kurasakan ada dengki
secara pasti mengarus rinai energi
cermati ujung yang disapa ceria
sebab mungkin itulah hakikat fana
sisa percakapan masih riuh
estafet waktu bergantian patuh
lamat kudengar keluh kesetiaan
yang mulai khawatir ditinggalkan
tanpa alasan
tanpa penjelasan
28 Desember 2019
KEMUSTAHILAN YANG KITA REKA
kemustahilan yang kita reka
adalah musim bunga dalam luka
adalah laguna penuh air mata
rasa nyeri alpa kita baca
hanya lantaran sihir satu rasa
menyekap dalam rona nostalgia
kata-kata berayun sesukanya
baru di perhentian tiba lagi makna
saat semua telah sampai senja
27 Desember 2019
KELAHIRAN
kelahiran bisa jadi sebuah alusi
tak ubahnya seperti puisi
ia tawarkan variasi sisi
juga sebagai alegori
harus dihayati dengan bening diri
dan bukan bersemangat iri
terkadang serupa metafora
harus diselisik di sebalik rupa
sebab ada mutiara makna di sana
pun sering menyerupai sinekdoke
tak penting benar yang dipakai
tapi semuanya hadirkan rasa oke
sesekali memang suka hiperbolis
dan di sinilah baru bisa dianalisis
~ itu kejujuran atau rasa sinis?
25 Desember 2019
KITA SAMA MENDERITA
kita sama menderita
tapi semua dalam renjana
tak kurang pula dukana
aromamu menghentak
terus menyemerbak
saat harus ada jarak
tak perlu ditentang
biar rindu itu membentang
jadi ada yang dikenang
memang hendak menyerah
ketika hati telah lelah
penjaganya cuma gairah
maka kubangun jembatan
engkau pun menepis rentan
agar tercipta ikatan
18 Desember 2019
MENASIHATI DIRI
menasihati diri
sering cuma basa-basi
seperti hendak membangun candi
yang wujud cuma tempat mandi
ambisi perlu ada limitasi
mengukur diri
tak semudah membilang jari
pun sewaktu menilai liyan
perkara mudah dan ringan
meski tak selalu akurat
tentang diri memang berat
terlalu banyak pemaafan
tidak sedikit yang disembunyikan
maka yang diperlukan tekad
ubah rencana menjadi niat kuat
17 Desember 2019
MENDUNG SINGGAH DI PAGIKU
mendung singgah di pagiku
dibaginya murung dan arah berliku
hari jadi terasa lebih pekat
hati pun seakan terasa berat
yang dinanti terus saja sembunyi
tanpa pesan dan juga bunyi
derita terasa begitu menyiksa
yang lebih berduka tak terkira
ribuan manusia tanpa daya
bahkan cuma untuk meneguk air
tertatih di jalan yang mengusir
kerontang tanah karib mereka
nasib di esok cuma fatamorgana
yang terpikir hanya hidup hari ini
16 Desember 2019
AIR ADALAH IBU
air adalah ibu
ibu adalah asal
asal adalah muara
muara adalah pintu
pintu adalah pangkal
pangkal adalah juara
juara adalah kalbu
kalbu adalah bekal
bekal adalah suara
suara adalah rambu
rambu adalah sinyal
sinyal adalah tiara
tiara adalah ibu
ibu adalah air
15 Desember 2019
KETIKA HENDAK TIDUR
ketika hendak tidur
sudah tergelar kasur
sprai bersih dan wangi
bantal dan guling menemani
kita mimpi langsung bermimpi
tapi mata terus saja nyalang
alangkah malang
berapa domba telah dibilang
sekian cara coba diterapkan
kamar pun berdinding nyaman
temaram tak jua melelapkan
alangkah kasihan
padahal di ranjang biasa
tanpa selimut yang istimewa
dalam posisi tak sempurna
terkadang hanya beralas tikar
kelelapan langsung melingkar
sebab pasrah adalah inti dasar
15 Desember 2019
JATUH TANPA CINTA
aku jatuh
pada hati teduh
ada telaga jernih
sirami rasa pedih
berbilang windu
berbalut sendu
: rasa purba
bukan asmara
cuma bagai nuansa
tak terungkapkan
tapi kuat dirasakan
lebih dari cinta
jauh penuh jiwa
dirasa bersama
15 Desember 2019
ANTARA MELAJANG DAN MELAYANG
antara melajang dan melayang
ada terentang sikap sarat juang
dan tersekap hasrat nan nyalang
adalah pilihan untuk melajang
tak lantaran jauh dari kerling
atau karena tubuh begitu malang
namun pemberontakan itu penting
jangan rayu oleh rasa melayang
sebab perjuangannya punya akar
bukan oleh iri yang meradang
tapi sikap gagah dengan nalar
maka jangan bicara kenikmatan
beda ukuran telah jadi senapan
yang diharapkan: pengertian
14 Desember 2019
KAU AKHIRNYA KEMBALI
kau akhirnya kembali
saat aku tengah coba belajar
tak lagi ingat pukaumu
melupakan jernih aromamu
menghapus setiap incimu
tapi mustahil pula sembunyi
dilema harus aku selami
tentang kembali atau pergi
mengenai kau seutuhnya
perihal duka atau bahagia
antara kita
13 Desember 2019
TETAP SENYAP DARI TANDA
tetap senyap dari tanda
jangan dikira tak ada isyarat
yang diperlukan adalah doa
meski sering diucap tanpa niat
sebab gamang juga mengiringi
pun percik makna yang tersirat
perlu untuk tidak dibiarkan
darinya kerap ada nikmat
hanya saja sering bernada riskan
bagi yang culas dan pecundang
membaca tanda tidaklah mudah
harus ada kedewasaan rasa
teka-teki bukan perkara lidah
ia punya arti sebagai wacana
sayangnya suka lewat begitu saja
12 Desember 2019
