Puisi-Puisi Sunu Wasono

REALITA

Tak terkuak semua meski habis terbaca
Selalu ada yang tersisa
Seakan menjadi rahasia
Pada larik-larik sajak itu aku berusaha mengejanya
Tapi setiap kali aku mengakhiri
Ada saja yang luput dan tak terliput
Selalu ada kabut yang menabiri
Benar juga katamu, terlalu sederhana
mengatakan bahwa realita sebatas yang tampak oleh mata

7 Nov 2020

MUSIM LABUH
:mengenang bapak

Musim labuh telah tiba
Aroma tanah itu kembali menusuk hidung
Alangkah wanginya
Seekor kutilang menggigil di reranting kemboja
Sementara dahan mangga bergoyang-goyang
Di benakmu terbayang sebuah pematang jebol
Esoknya seorang lelaki tua menanggulnya
Tapi lusa air kembali menjebol
Dan sehari kemudian lelaki tua itu kembali menanggulnya
Begitu seterusnya
Ia sama sekali bukan sisipus
tapi seorang petani utun, lelaki tangguh
yang kaupanggil bapak yang menjadikanmu kini bisa berpuisi tentang hujan

3 Nov 2020

KATAMU KATAKU (1)

Kata, katamu
hanya riak dan buih
Tak sanggup mengangkat ke permukaan
magma yang terpendam di dalam
Kata, katamu
tak kuasa mengalirkan arus deras di bawah
yang merupakan suara hati
Kata, katamu
hanya percikan sesuatu yang menggunung di dasar
Tapi kata, kataku
adalah duta yang berdegup di dada
Aku tak bisa berpaling dari kata
Kubiarkan kata melesat dalam kendaliku
Kalau ada yang tak terkatakan, tak berarti
ada yang terpenjarakan
Aku tak mau membui sesuatu
yang harus terkatakan

KATAMU KATAKU (2)

Katamu kataku
kataku juga
Kataku katamu
katamu juga
Tapi apa katamu-kataku
pasti kata kitakah?

8 Nov 2020


Dr. Sunu Wasono. M. Hum. lahir di Wonogiri 11 Juli 1958. Taman SMAN Wonogiri tahun 1976, S1 di Jurusan Sastra Indonesia Fak. Sastra Universitas Indonesia (UI) tahun 1985, S2 di Program Pascasarjana UI (1999), dan S3 di Program Studi Ilmu Susastra FIBUI (2015). Sejak April 1987, staf pengajar di Fak. Ilmu Pengetahuan Budaya UI, mengampu mata kuliah Sosiologi Sastra, Pengkajian Puisi, dan Penulisan Populer. Tahun 1992 (6 bulan) menjadi dosen tamu di La Trobe University, Melbourne, Australia. Mulai Oktober 2016, menjadi Ketua Program Studi Sastra Indonesia, Fak. Ilmu Pengetahuan Budaya UI. Buku terbarunya “Seks sebagai Rempah dan Masalah serta beberapa kritik lainnya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *