Puisi-Puisi Iman Budhi Santosa

ZIARAH TANAH JAWA

Tinggal satu jalan yang di tunjukkan kota-kota berdebu pada usia enam satu.
“Kembalilah ke Tanah Jawa.. ”
Menyusuri jejak ingas kemadu
Merawat lempuyang sembukan yang kian jarang
Memuliakan gunung sungai
Membersihkan halaman dengan sapu sebelum matahari terbit dan tenggelam

Lepas pula terompah sepatu dan seluruh buku
Menapaklah dengan kaki telanjang
Biar kerikil pasir memijat kembali telapak kakimu yang berkarat dan membesi

Disaksikan rumput ilalang, senyum dan tembang kusinggahi makam nenek moyang
Tanpa bertanya siapa mereka
Apakah keturunan matahari atau rembulan
Apakah babad dan serat pernah mencatat atau menyebutkannya

Mungkin, lewat bunyi perkutut atau derkuku
Mengejawantah lagi nasehat para wali
Merasuk kembali pepatah petitih kedalam puisi
Merayakan sekuntum melati mekar pada setiap hati sanubari

2009

KARENA CINTA

Engkau Memanggilku dari tahun-tahun yang aman
Dari Tanah yang betah memelihara rumah papan
Dan gurau masih menyiratkan hujan
Ketika langit semakin tua
Mengandung uap musim jagat yang renta

Sepatuh air akupun mengalir
Menawar buih, bunga tanah, dan pasir
Menghidupkan lumut genggang
Menggamit kalian berani telanjang
Mandi sunyi mengurai diri ke berbagai sendang

Serupa kayu aku pun mau
Buat pagar atau dibakar
Seumpama lagu
Siap dinyanyikan, juga di lupakan
Tidak berisik diputar sekali waktu
Setelah bertugas menjaga masa lalu

Sahabat,
Aku datang karena cinta
Kerena pesan yang tersembunyi di balik kata
Sungguh tak membuatku seperti buku tua

1993

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *