LELAKI BERSANDAR PADA ANGIN

Bambang kempling *

Lorong menuju kamar itu, mengingatkannya pada kebisuan-kebisuan yang tidak sempat tertulis. Begitu banyak yang mendesak perlahan, termasuk pilihan-pilihan. Tetapi ada semacam kesadaran bahwa kata-kata yang menjelma begitu saja, tidak seharusnya berakhir sia-sia.

Hari lewat tengah malam, dengan sempoyongan dia masuki lorong sempit itu. Sebuah lorong melarat, dimana barangkali seluruh debunya telah terlebih dahulu mencatatkan peristiwa setiap hari yang dilalui menjadi satu tarikan abstraksi jalan hidup. Continue reading “LELAKI BERSANDAR PADA ANGIN”

Surga Ada di Dekatmu

Ahmad Zaini

Hamparan kebun kelapa sawit tumbuh hijau di atas tanah milik saudagar kaya raya, Suparman. Puluhan pekerja setiap hari bekerja di kebun lelaki yang sangat disegani penduduk di daerah itu. Sementara sang majikan, Suparman, hanya duduk manis di atas kap mobil mewah yang diparkir di pinggir perkebunan sawit miliknya. Caping melingkar lebar di atas kepalanya separuh menutupi wajahnya yang dipenuhi jambang lebat. Terkadang penampilannya itu sampai mengelabui pekerjanya sendiri dikira pengusaha kepala sawit lain yang ingin bekerja sama dengan Suparman. Continue reading “Surga Ada di Dekatmu”

Hidup Bahagia Jakob Oetama

Dahlan Iskan
kaltimpost.co.id

KALAU hidup dimulai dari umur 40 tahun (life begins at forty), maka Pak Jakob Oetama, pemilik grup Kompas-Gramedia itu, baru mulai hidup lagi untuk yang kedua kalinya tanggal 27 September minggu lalu.

Jarang ada berita wartawan merayakan ulang tahun ke 80 seperti Pak Jakob Oetama. Yang sering adalah berita wartawan mati muda: sakit lever karena bekerja tidak teratur, terkena kanker karena tiap malam stres terkena deadline, terbunuh di medan pergolakan atau terlibat kecelakaan lalu lintas. Continue reading “Hidup Bahagia Jakob Oetama”

Geliat Sastra, Tinggalkan Masalah Klasik

Sunaryo Broto *)
http://www.kaltimpost.co.id/

GELIATsastra di Kalimantan Timur dalam 3 tahun belakangan sudah mulai menunjukkan perannya. Beberapa event sastra dalam berbagai skala digelar, di antaranya Seminar Nasional Kebahasaan dan Kesastraan 2009 yang diselenggarakan Kantor Bahasa Kaltim. Pada ajang tersebut juga diluncurkan 4 buku dokumentasi sastra Kaltim, yaitu Kamus Bahasa Banua-Indonesia, Tata Bahasa Kutai, Biografi Pengarang Kalimantan Timur dan Ensiklopedia Sastra Kaltim. Dua buku terakhir berisi biografi dan beberapa karya sastra berbagai generasi dari sastrawan di Kaltim. Continue reading “Geliat Sastra, Tinggalkan Masalah Klasik”

Geliat Sastra Kaltim

Korrie Layun Rampan
http://www.kaltimpost.co.id/

DIALOG Borneo-Kalimantan telah berlalu pada 15 Juli 2011 lalu. Untuk tidak membuat publik sastra di Kaltim terlena di luar dunia kreativitas, maka penggiat sastra di daerah ini berusaha mengingatkan kembali akan pentingnya menjaga kesinambungan. Untuk itu telah dibentuk panitia seminar sastra yang digelar Oktober 2011, sehubungan dengan event Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda. Continue reading “Geliat Sastra Kaltim”

Bahasa ยป