SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (4)

: Manusia dalam Novel Iwan Simatupang

Djoko Saryono

Anthropoligical constants merupakan dorongan-dorongan dan orientasi tetap manusia. Setidak-tidaknya ada enam anthropological constant yang bisa ditarik dari pengalaman sejarah umat manusia, yaitu (i) relasi manusia dengan kejasmanian, alam dan lingkungan ekologis, (ii) keterlibatan dengan sesama, (iii) keterikatan dengan struktur sosial dan institusional, (iv) ketergantungan masyarakat dan kebudayaan pada waktu dan tempat, (v) hubungan timbal balik antara teori dan praksis, dan (vi) kesadaran religius. Continue reading “SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (4)”

SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (3)

: Manusia dalam Novel Iwan Simatupang

Djoko Saryono

Manusia dan keberadaannya di dunia selalu dan tetap menjadi suatu tanda tanya atau persoalan mahabesar bagi dirinya sendiri. Malahan tanda tanya atau persoalan mahabesar itu sering menghempaskannya ke dalam ketidakberdayaan, ketidaksanggupan, dan ketidakmampuan untuk memahami dirinya sendiri dalam keberadaannya di dunia. Continue reading “SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (3)”

SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (2)

Djoko Saryono

Fuad Hassan, mantan Mendikbud zaman awal tahun 90-an dan orang yang multitalenta, pernah menandasakan sebagai berikut. “Tidak berlebihan kiranya untuk mengatakan bahwa dalam setiap karya sastra yang baik niscaya tersirat sikap filsafat tertentu; jejak-jejak filsafat itu cenderung tembus dari balik segi kebahasaan yang berwujud kesusastraan yang hampa pesan, dan melalui karyanya itu sikap filsafat sang sastrawan menjadi transparan dan kentara”. Continue reading “SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (2)”

SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (1)

Djoko Saryono

Filsafat bertugas menggarap persoalan mendasar dan hakiki tentang manusia dan hidupnya. Permenungan, pencerahan, penerangan, perumusan, dan pemaknaan tentang manusia beserta seluk-beluk hidupnya ditawarkan dan disodorkan oleh filsafat. Pertanyaan-pertanyaan seperti siapakah manusia, ke mana perjalanan hidupnya, apakah makna hidupnya, dan sebagainya menjadi pokok bahasan filsafat manusia. Continue reading “SASTRA SEBAGAI DULANG RENUNGAN FILOSOFIS (1)”

Bahasa »