Catatan atas Novel “Khotbah di Atas Bukit” Karya Kuntowijoyo

A. Syauqi Sumbawi * Continue reading “Episteme Kebahagiaan, Penderitaan, dan Pembebasan diri: Potret Manusia pada Batas dan Antara (Bagian III)”
Catatan atas Novel “Khotbah di Atas Bukit” Karya Kuntowijoyo

A. Syauqi Sumbawi * Continue reading “Episteme Kebahagiaan, Penderitaan, dan Pembebasan diri: Potret Manusia pada Batas dan Antara (Bagian III)”
Catatan atas Novel “Khotbah di Atas Bukit” Karya Kuntowijoyo

A. Syauqi Sumbawi Continue reading “Episteme Kebahagiaan, Penderitaan, dan Pembebasan diri: Potret Manusia pada Batas dan Antara (Bagian II)”

Dedy Tri Riyadi * Continue reading “MENYAIRKAN, MENYIARKAN”
Mohammad Afifi *
“Betapa nikamatnya suatu kebodohan.” Ujar kawan saya suatu ketika. Perihal satu kondisi dimana penerimaan atas keniscayaan hidup. Kebodohan mengajarkan realitas agar terdudukkan sebagai suatu wujud keadaan yang tak cukup untuk dibincangkan. Pun tak sekedar perwujudan yang terkonotasi negatif dan tervonis. Sebab tiap realitas yang terjadi, nyatanya sedang dijalani. Tak ada yang cukup mampu menelaah. Sekedar dapat dimungkinkan. Continue reading “YANG TAK BOLEH DIVONIS”

Sigit Susanto Continue reading “Everyday FAUST dari Goethe”